Wimbledon Tak Punya Alternatif Selain Melarang Pemain Rusia Ikut Kejuaraan

- Editor

Rabu, 27 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Centre Court Wimbledon. (Foto: Pelopor.id/Twitter @Wimbledon)

Centre Court Wimbledon. (Foto: Pelopor.id/Twitter @Wimbledon)

Jakarta | Wimbledon menyatakan tidak ada alternatif yang layak untuk larangan terhadap pemain Rusia dan Belarusia dari kejuaraan tahun ini. Penyelenggara Grand Slam pekan lalu mengumumkan langkah tersebut sebagai tanggapan atas invasi Rusia ke Ukraina.

Dengan demikian, sejumlah bintang tenis seperti Daniil Medvedev, Andrey Rublev, Aryna Sabalenka dan Victoria Azarenka, tidak akan diizinkan bermain di pertandingan tersebut, yang dimulai pada akhir Juni nanti.

Keputusan itu dikritik oleh The Association of Tennis Professionals (ATP), yang menyelenggarakan tur putra, dan penyelenggara tur wanita The Women’s Tennis Association (WTA). Petenis Rublev pun menyebutnya sebagai diskriminasi total dan juara bertahan Wimbledon Novak Djokovic mengatakan itu gila.

Namun, mengutip AFP, Ketua The All England Lawn Tennis Club (AELTC) Ian Hewitt membela langkah tersebut, dengan mengatakan keputusan itu dibuat setelah pertimbangan yang cermat, dengan mempertimbangkan panduan pemerintah Inggris.

Dia juga mengatakan bahwa pihaknya telah mempertimbangkan berbagai faktor dan menarik dua kesimpulan.

Pertama, jika pihaknya menerima entri dari pemain Rusia dan Belarusia dengan pernyataan tertulis, AELTC akan mengambil risiko keberhasilan atau partisipasi mereka digunakan untuk keuntungan mesin propaganda rezim Rusia, yang pastinya tidak dapat diterima.

Kedua, AELTC memiliki kewajiban untuk memastikan tidak ada tindakan yang membahayakan pemain atau keluarga mereka. Meski demikian, AELTC mengaku sangat paham dan menyesali dampaknya terhadap semua pihak terkait.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Retno Marsudi: Sebanyak 99 WNI Telah Dievakuasi dari Ukraina

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:51 WIB

Video Klip Baru Wen & the Wknders: “(Tak Mungkin) Mencari Penggantimu”

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:51 WIB

Komposer Andal Indonesia, James F. Sundah Meninggal Dunia

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:41 WIB

Sheila on 7 Persembahkan Lagu Sederhana untuk Sheilagank

Berita Terbaru

Penyanyi remaja, Lindee Cremona. (Foto: Istimewa)

Musik

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB