Korea Selatan Bakal Luncurkan Megacity Kedua Setelah Seoul

- Editor

Kamis, 21 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gwangan Bridge, Busan, Korea Selatan. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/algrin25)

Gwangan Bridge, Busan, Korea Selatan. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/algrin25)

Jakarta | Korea Selatan (Korsel) akan meluncurkan megacity kedua setelah Seoul di wilayah tenggara. Untuk mewujudkan hal itu, provinsi Busan, Ulsan dan Gyeongsang Selatan pun bergandengan tangan menciptakan megacity lintas kota dengan populasi lebih dari 10 juta.

Wali Kota Busan Park Heong-joon, Wali Kota Ulsan Song Cheol-ho dan Penjabat Gubernur Gyeongnam Ha Byung-pil menandatangani perjanjian untuk membuat unit administrasi seperti Uni Eropa, efektif pada 1 Januari 2023.

Melansir Pulse, perjanjian itu bertujuan mempromosikan keseimbangan pembangunan regional dan membawa lebih banyak kehidupan bagi ekonomi lokal. Perjanjian ini juga didukung oleh Menteri Dalam Negeri Korsel Jeon Hae-cheol dari pemerintah pusat.

Unit administratif regional bersatu yang disebut “Persatuan Khusus Bu-Ul-Gyeong” akan mengatur kota pelabuhan terbesar di South Korea, Busan, rumah negara untuk pembuatan kapal Ulsan, dan provinsi Gyeongsang yang lebih luas untuk kota-kota kecil di bagian tenggara Korsel sebagai satu kota besar.

Kemudian serikat khusus juga akan meningkatkan gabungan produksi domestik regional bruto dari tiga kotamadya dari 275 triliun won (USD 222,6 miliar) saat ini menjadi 491 triliun won, yang dapat menyaingi wilayah ibu kota negara dalam hal ekonomi dan fungsi lainnya.

Proyek megacity yang didorong sebagai bagian dari proyek pembangunan bersama antara pemerintah daerah sejak Oktober tahun lalu, berhak untuk mengembangkan jaringan lalu lintas di seluruh wilayah dan menetapkan kompleks logistik umum yang menjangkau lebih dari dua kota atas nama pemerintah pusat.

Pekerjaan kota akan dilaksanakan di 21 wilayah mulai Januari tahun depan, dengan fokus pada pengembangan industri otomotif, galangan kapal dan penerbangan. Serikat kotamadya regional bertujuan menjadi salah satu blok ekonomi terbesar kedelapan di Asia Timur Laut pada tahun 2040, bersama dengan wilayah ibu kota Korea Selatan, Beijing, Shanghai, Hong Kong, Tokyo, Osaka dan Nagoya.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Hyundai Gagal Penuhi Target 2021 Akibat Krisis Chip Global

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:22 WIB

Westlife Bakal Konser di GBK, Rayakan HUT ke-25 Bareng Fans Jakarta

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:51 WIB

Komposer Andal Indonesia, James F. Sundah Meninggal Dunia

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:41 WIB

Sheila on 7 Persembahkan Lagu Sederhana untuk Sheilagank

Senin, 4 Mei 2026 - 16:23 WIB

Raih 8 Platinum Awards, Ade Govinda Ungkap Rasa Syukur

Berita Terbaru