Coachella Jadi Pelopor Bagi Industri Tur Multi-miliar Dolar

- Editor

Minggu, 17 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Festival Musik dan Seni Lembah Coachella, 15 April-24 April 2022, di Indio, California, Amerika Serikat (AS). (Foto: Pelopor.id/Twitter @coachella)

Festival Musik dan Seni Lembah Coachella, 15 April-24 April 2022, di Indio, California, Amerika Serikat (AS). (Foto: Pelopor.id/Twitter @coachella)

Jakarta | Festival Musik dan Seni Lembah Coachella telah berlangsung sejak 15 April-24 April 2022, di Coachella Valley di Indio, California, Amerika Serikat (AS). Ajang tahunan ini akhirnya kembali digelar pertama kalinya sejak awal pandemi 2020.

Coachella kali ini menampilkan Billie Eilish, Harry Styles, dan The Weeknd dengan bintang EDM Swedish House Mafia sebagai headliner, secara tradisional memulai rangkaian konser musim panas tahun ini.

Coachella pun dianggap sebagai pelopor bagi industri tur multi-miliar dolar yang masih goyah setelah kemunduran pandemi yang terus-menerus. Sebelumnya, edisi Coachella 2020 dibatalkan ketika pandemi baru mulai, diikuti dua tahun pembatalan yang kacau, pertunjukan yang dijadwalkan ulang, dan perombakan susunan pemain.

Setelah festival skala besar lainnya, termasuk Lollapalooza tahun lalu, memerlukan bukti vaksinasi atau hasil negatif Covid-19, Coachella mengumumkan tidak akan memerlukan tindakan mitigasi seperti itu, termasuk masker atau jarak sosial. Meski demikian, panitia tetap menyediakan ada dua lokasi pengujian di area festival.

Festival ini diadakan sebagian besar di luar, menyambut sekitar 125.000 orang yang bersuka ria setiap hari dari dalam dan luar AS, banyak dari mereka berkemah dan mengisi hotel di dekatnya.

Coachella juga merupakan anugerah bagi kota Indio, sebuah kotamadya gurun yang berpenduduk kurang dari 95.000 orang yang slogannya adalah “Kota Festival”. Bersama dengan Coachella, Indio menyelenggarakan konser besar termasuk Stagecoach acara folk dan country, dan kembalinya mereka menawarkan manfaat ekonomi yang besar bagi daerah tersebut.

Juru bicara Indio Brooke Beare menyebutkan, kota itu menerima sekitar USD 3 juta setiap tahun dalam pendapatan langsung dari festival, termasuk dolar pembagian tiket dan pajak hunian sementara dari para pekemah. Beare mengatakan kepada AFP bahwa daerah itu sangat diuntungkan di setiap sektor, mulai dari perhotelan hingga restoran dan pompa bensin.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   ID FOOD Ciptakan Virtual Tour SIMA untuk Visualisasi Aset Perseroan

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 01:33 WIB

LaLaLa Fest 2026 Jakarta Dimeriahkan Kehadiran Rex Orange County

Kamis, 23 April 2026 - 18:10 WIB

Ravel Junardy: Hammersonic 2026 Private Event Demi Martabat Festival

Senin, 20 April 2026 - 18:10 WIB

Echoes, We Hide Hadirkan Nuansa Emo Rock di EP the things we left unsaid after you

Senin, 20 April 2026 - 17:40 WIB

Ade Hubart dan Ian Antono Hadirkan Pesan Optimis di Single Come On

Jumat, 17 April 2026 - 21:11 WIB

Ade Govinda dan Gloria Jessica Luncurkan Lagu Terbelah Jadi Dua

Jumat, 17 April 2026 - 01:54 WIB

Risty Ang Gandeng Syafii Efendi di Lagu Jadilah Pemenang

Kamis, 16 April 2026 - 23:26 WIB

Rully Irawan Ceritakan Perjalanan Ayah di Perantauan Lewat Single Markisa

Senin, 13 April 2026 - 13:45 WIB

People Sweet Rilis Final Destination Usai Tur Virtual di Roblox

Berita Terbaru