Jakarta – Pabrikan kendaraan listrik asal Amerika Serikat, Tesla Incorporated, mengajukan syarat terkait rencana investasinya di Indonesia.
Di sebutkan, Tesla menginginkan proyek penambangan nikel di negara tujuan investasinya harus memperhatikan isu lingkungan, yang belakangan ini menjadi focus perhatian dunia.
Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal BKPM, Nurul Ichwan mengatakan bahwa proses kegiatan tambang ramah lingkungan saat ini menjadi perhatian investor dunia dan Tesla menjadi salah satu perusahaan yang sangat fokus terhadap persoalan ini.
“Kami hanya masuk berbisnis memanfaatkan nikel untuk baterai di negara yang ketika dia menghasilkan nikelnya dia menggunakan teknologi yang ramah lingkungan,” tuturnya menirukan perkataan pihak Tesla dalam diskusi Indonesia Mining Forum, Rabu (13/04/2022).
Tercatat, Tesla Incorporated kembali menghubungi pemerintah Indonesia, terkait rencananya untuk berinvestasi pada proyek power bank raksasa atau energy storage system ESS.
Meski demikian, proyek tersebut masih menggantung setidaknya selama dua tahun, lantaran Tesla Incorporated tidak juga mengeksekusi rencananya untuk berinvestasi di tanah air. []












