Pertempuran Le Pen dan Emmanuel Macron Makin Ketat

- Editor

Jumat, 8 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kandidat presiden sayap kanan Prancis Marine Le Pen. (Foto: Pelopor.id/Twitter @MLP_officiel)

Kandidat presiden sayap kanan Prancis Marine Le Pen. (Foto: Pelopor.id/Twitter @MLP_officiel)

Jakarta | Jajak pendapat di Prancis menyebutkan pertempuran kini semakin ketat antara kandidat presiden sayap kanan Prancis Marine Le Pen dan Presiden Emmanuel Macron.

Di depan sekitar 4.000 pendukungnya pada Kamis (07/04/2022) waktu setempat, Le Pen berjanji membantu keluarga Prancis yang berjuang melawan inflasi dan membandingkan Macron dengan “petinju yang terpana”.

“Jangan pernah lupa dan beri tahu orang-orang di sekitar Anda: jika orang memilih, orang-orang akan menang,” katanya dalam pidato yang berulang kali mengimbau sekitar seperempat orang dewasa Prancis yang diproyeksikan abstain pada pemilihan akhir pekan ini.

Melansir AFP, jajak pendapat pada bulan lalu menunjukkan Macron unggul menjelang putaran pertama dan akan memenangkan putaran kedua yang dijadwalkan pada 24 April.

Namun semua taruhan dibatalkan, dengan hingga seperempat pemilih dianggap ragu-ragu dan survei menunjukkan perubahan besar ke arah Le Pen, yang kini ditampilkan hanya sedikit di belakang Macron.

Perang Rusia-Ukraina dan ketegangan pada sistem kesehatan setelah dua tahun pandemi menjadi perhatian utama pemilih, di balik kekhawatiran terbesar: inflasi dan pendapatan.

Sementara itu, Macron mengecam saingan terdekatnya dan menuduh Le Pen berbohong kepada rakyat atas kebijakan yang tidak akan mampu dia biayai.

Dalam sebuah wawancara dengan pembaca surat kabar Le Parisien, Macron mengatakan bahwa meskipun Le Pen telah mampu menguasai atau mengikuti pemikiran umum saat ini, dasar-dasarnya tidak berubah, dengan sebuah manifesto rasis yang bertujuan memecah-belah masyarakat.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Organisasi Ukraina Raih Sumbangan Bitcoin untuk Beli Senjata Lawan Rusia

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:20 WIB

Mahia, Maseja dan Chrisalia Jadi Sorotan di Main-Main Cipete Vol. 39

Selasa, 20 Januari 2026 - 17:09 WIB

Unit Skatepunk, Man Sinner Getarkan Kopi Wangsa Bogor di Buitenstage

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:10 WIB

Tanah Air Project Hadirkan Pesan Toleransi di Festival Gospel Gifest 2026

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:25 WIB

Man Sinner Tutup Swag Event Episode 130 dengan Energi Penuh

Kamis, 15 Januari 2026 - 15:46 WIB

Ifan Seventeen Sentuh Hati Pendengar Lewat Single Jangan Paksa Rindu (Beda)

Minggu, 11 Januari 2026 - 21:05 WIB

People Sweet Tawarkan Refleksi Sosial Lewat Single Parade Ego

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:49 WIB

Man Sinner Gunakan Visual Banjir dan Eksploitasi Hutan di Video Klip Single Bumi Menangis (Unplugged)

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:47 WIB

Yure Andini Tawarkan Warna Musik Keroncong Modern Lewat Single Ya Kamu

Berita Terbaru