Janet Yellen Tegaskan Rusia Harus Didepak dari G20

- Editor

Kamis, 7 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Janet Yellen. (Foto: Pelopor.id/Twitter @SecYellen)

Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Janet Yellen. (Foto: Pelopor.id/Twitter @SecYellen)

Jakarta | Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Janet Yellen menegaskan Rusia harus dikeluarkan dari kelompok G20. Bahkan, Yellen mengancam akan memboikot sejumlah pertemuan G20, jika pejabat Rusia tetap muncul.

Yellen mengatakan, invasi Rusia ke Ukraina dan pembunuhan warga sipil di Bucha adalah tindakan tercela, penghinaan yang tidak dapat diterima terhadap tatanan global berbasis aturan, dan akan memiliki dampak ekonomi yang sangat besar.

Pendapat Yellen pada sidang Komite Jasa Keuangan DPR AS menimbulkan pertanyaan tentang peran masa depan G20, setelah invasi Rusia ke Ukraina. Sejak 2008, G20 telah menjadi forum internasional utama untuk sejumlah isu, mulai dari utang lintas batas hingga bantuan Covid-19.

Yellen menyebut, pemerintah AS ingin mendorong Rusia keluar dari partisipasi aktif di lembaga-lembaga internasional utama. Meski begitu, Yellen mengakui tidak mungkin Rusia dapat dikeluarkan dari The International Monetary Fund (IMF), mengingat aturannya.

“Presiden Biden telah menjelaskan, dan saya tentu setuju dengannya, bahwa itu tidak bisa menjadi bisnis seperti biasa bagi Rusia di lembaga keuangan mana pun,” kata Yellen seperti dilansir dari Reuters.

Tahun ini, kursi presidensi G20 dipegang Indonesia dan akan menjadi tuan rumah pertemuan keuangan pada bulan Juli, disusul pertemuan puncak para pemimpin pada bulan November.

Rusia telah mengatakan bahwa Presiden Vladimir Putin bermaksud menghadiri KTT G20 di Bali tahun ini dan telah menerima dukungan Tiongkok untuk tetap berada dalam kelompok tersebut.

Namun, seorang pejabat pemerintah yang mengetahui masalah tersebut telah mengatakan bahwa Indonesia tidak dapat mengusir atau mengusir anggota G20 mana pun, termasuk Rusia.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Giliran AS Tangguhkan Penerbangan yang Dilakukan Maskapai Tiongkok

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:22 WIB

Westlife Bakal Konser di GBK, Rayakan HUT ke-25 Bareng Fans Jakarta

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:51 WIB

Video Klip Baru Wen & the Wknders: “(Tak Mungkin) Mencari Penggantimu”

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:51 WIB

Komposer Andal Indonesia, James F. Sundah Meninggal Dunia

Senin, 4 Mei 2026 - 16:23 WIB

Raih 8 Platinum Awards, Ade Govinda Ungkap Rasa Syukur

Senin, 4 Mei 2026 - 14:49 WIB

Lindee Cremona Tampilkan Vokal Tulus di Single Doa Untuk Ayah

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:12 WIB

Konser Perdana di Jakarta, Josh Holmes Perkenalkan Single Last First Kiss

Berita Terbaru