NHTSA Naikkan Standar Ekonomi Bahan Bakar untuk Kendaraan Baru

- Editor

Senin, 4 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemacetan lalu lintas di New York, Amerika Serikat. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/ahundt)

Kemacetan lalu lintas di New York, Amerika Serikat. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/ahundt)

Jakarta | Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional Amerika Serikat atau National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) menetapkan standar ekonomi bahan bakar yang lebih tinggi untuk mobil penumpang baru dan truk ringan.

Mengutip The Wall Street Journal, NHTSA menetapkan 49 mil per gallon (mpg) sebagai standar jarak tempuh baru untuk truk ringan dan mobil penumpang di Amerika Serikat (AS) mulai model tahun 2026.

Angka itu meningkat 10% dalam efisiensi bahan bakar seluruh armada rata-rata dibandingkan model tahun 2021. Saat ini, standar jarak tempuh seluruh armada untuk model tahun 2021 adalah 40 mpg.

Pengemudi yang membeli kendaraan baru pada 2026 akan mendapatkan 33% lebih banyak mil per galon dibandingkan kendaraan 2021, di bawah standar baru yang diumumkan akhir pekan lalu. Standar ini berlaku untuk mobil penumpang, truk ringan, minivan dan SUV. Produsen mobil yang tidak mematuhi standar federal akan berisiko terkena denda.

“Aturan hari ini berarti bahwa keluarga Amerika akan dapat mengemudi lebih jauh sebelum mereka harus mengisi penuh, menghemat ratusan dolar per tahun,” kata Menteri Transportasi AS Pete Buttigieg.

Buttigieg juga yakin, peningkatan itu akan membuat AS tidak terlalu rentan terhadap perubahan harga minyak global dan melindungi masyarakat dengan mengurangi emisi karbon sebesar 2,5 miliar metrik ton.

Pejabat transportasi mulai menetapkan standar penghematan bahan bakar pada era 1970-an, di bawah arahan Kongres sebagai bagian dari upaya mengurangi ketergantungan pada minyak asing. Sebelum penerapan standar federal, ekonomi bahan bakar mobil AS rata-rata 13 mpg.

Mereka bekerja sama dengan Environmental Protection Agency (EPA), yang kemudian mulai menetapkan batas polutan udara dari knalpot kendaraan dan menyelesaikan bagian pembuatan peraturan mereka pada bulan Desember.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   OJK Beberkan Besarnya Potensi Investasi Indonesia Pada Investor AS

Berita Terkait

Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City
Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 05:31 WIB

Rahardja Pertegas Identitas Musik dengan Single Jatuh

Sabtu, 27 Juni 2026 - 03:20 WIB

Roni Joni, Rycko Ria, Naomi Ivo Rilis Single Catchy Dopamine (Bukan Haluuu)

Sabtu, 27 Juni 2026 - 02:05 WIB

Jakarta Siap Jadi Tuan Rumah Konser Guns N’ Roses pada November 2026

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:04 WIB

Billboard “Welcome To The” Muncul di Bundaran HI, Publik Kaitkan dengan Guns N’ Roses

Senin, 22 Juni 2026 - 00:55 WIB

Ini Lirik Lengkap Lagu Anakmu Slalu Cinta Milik Lindee Cremona

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:05 WIB

Duo Antonia Resmi Rilis Mini Album Suara Hati

Minggu, 21 Juni 2026 - 02:08 WIB

Kolaborasi Enerjik Roni Joni, Rycko Ria, dan Naomi Ivo Lahirkan Dopamine (Bukan Haluuu)

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:16 WIB

Man Sinner Tampil di Pasar Seni Ancol untuk JAKALCER FEST 2026

Berita Terbaru

Grup band Rahardja. (Foto: Istimewa)

Musik

Rahardja Pertegas Identitas Musik dengan Single Jatuh

Sabtu, 27 Jun 2026 - 05:31 WIB

Jakarta International Pet Show (JIPS) 2026 siap digelar. (Foto: Istimewa)

Nasional

Jakarta International Pet Show 2026 Siap Hadir di NICE PIK 2

Kamis, 25 Jun 2026 - 15:50 WIB