Kompak, Boeing dan Airbus Setop Pasokan Komponan Maskapai Rusia

- Editor

Jumat, 4 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pesawat. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/kwangholee)

Ilustrasi pesawat. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/kwangholee)

Pelopor.id – Dua Produsen Pesawat terbang Boeing dan Airbus, kompak menghentikan pasokan komponen kepada maskapai Rusia dengan tujuan membuatnya terisolasi.

Analis dari Vertical Research Partners, Rob Stallard memperkirakan, maskapai Rusia akan yang kekurangan pasokan komponen, akan memanfaatkan suku cadang pesawat yang masih diparkir atau mencari alternatif lain untuk terus terbang.

“Dengan lessor Barat juga ingin mengambil alih jet yang dioperasikan oleh operator Rusia, sektor penerbangan Rusia sekarang berada pada pijakan yang mirip dengan Korea Utara dan Iran dan mirip dengan di mana ia berada di bawah kekuasaan Soviet,” tutur dilansir dari Reuters, Kamis (03/03/2022).

Flagship Aeroflot dan maskapai lain asal Rusia saat ini tengah menghadapi tindakan keras Barat sebagai efek sanksi atas invasi Negeri Berung Merah terhadap Ukraina. Amerika Serikat, mengikuti langkah Uni Eropa dan Kanada dalam melarang penerbangan Rusia.

Meski demikian, Boeing dan Airbus tidak mau memprediksi bagaimana penghentian pasokan suku cadang akan mempengaruhi penerbangan Rusia dalam jangka pendek dan menengah.

Rusia sendiri, menyumbang 6 persen dari kapasitas maskapai dunia pada 2021. Maskapai Rusia memiliki total 332 Boeing dan 304 jet Airbus atau sekitar dua pertiga dari armada Rusia.

Sementara menurut Perusahaan data penerbangan dan perjalanan udara Cirium, Perusahaan leasing Barat juga akan berusaha untuk mengambil alih jet yang dioperasikan oleh operator Rusia yang jumlahnya mencapai 515 pesawat. []

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Diserang Rusia, David Beckham Sebut Situasi di Ukraina Menakutkan

Berita Terkait

Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City
Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:41 WIB

Hadirkan King Nassar, PRSU 2026 Gabungkan Musik, Budaya, dan Identitas Sumatera Utara

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:53 WIB

Keyboardis Hengkang, Band Indie Jalesdeva Rilis Pengumuman

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:54 WIB

Porosatas Buka Babak Baru Lewat No Love! (Alternate Version) Bareng Yuke Sampurna

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:44 WIB

Kohi Sekai Hadirkan Semangat Bangkit dan Bertahan di Album Future

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:36 WIB

INDAHKUS Makin Cegil di Single Baru Bertajuk Bentar Lagi Sayang

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:41 WIB

Eks Gitaris ERK, Reza Ryan Perkenalkan Proyek Solo Kantusfirmus Lewat Bintang Magnolia

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:47 WIB

Project Pop Bakal Rayakan 30 Tahun dengan Konser di Tennis Indoor Senayan, Jakarta

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:05 WIB

Unit Skatepunk Man Sinner Lepas Single Kembali, Representasi Aksi Comeback

Berita Terbaru