Kemenperin Apresiasi Industri Pengolahan Buah RI Tembus Pasar AS – Korsel

- Editor

Senin, 28 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi buah-buahan. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Ilustrasi buah-buahan. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Pelopor.id | Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendukung pelaku industri pengolahan buah memperluas pasar ekspor, lantaran industri pengolahan buah memiliki kontribusi signifikan bagi sektor manufaktur, terutama industri agro.

Tahun lalu, nilai ekspor industri pengolahan hortikultura, yang di dalamnya termasuk industri pengolahan buah, mencapai USD 383 juta. Angka itu meningkat 22,79% dibanding tahun sebelumya.

Saat ini ada enam industri pengolahan buah antara skala kecil dan menengah di Indonesia, dengan total kapasitas produksi mencapai 5.500 ton per tahun. Sedangkan di sektor hilirnya terdapat 41 perusahaan dengan total kapasitas produksi 430.000 ton per tahun.

Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin Putu Juli Ardika yakin, industri pengolahan buah dalam negeri sudah mampu memenuhi permintaan pasar luar negeri, terutama dari segi kualitas.

Salah satu perusahaan yang patut diapresiasi adalah PT Fruit Ing Indonesia karena telah mengembangkan pasarnya ke sejumlah negara tujuan ekspor, seperti Spanyol, Amerika Serikat (AS), Jepang, Singapura dan Korea Selatan (Korsel).

“Berarapa waktu lalu, kami telah melakukan kunjungan kerja ke PT Fruit Ing Indonesia di Gresik, Jawa Timur. Kami melihat langsung proses produksi di sana cukup baik, dengan standar dan teknologi yang digunakan,” kata Putu dalam keterangan tertulis.

Managing Direktor PT Fruit Ing Indonesia Iwan Winardi menyebutkan bahwa selain memproduksi end product, pihaknya juga memproduksi produk antara (intermediate products) yang menjadi bahan baku bagi industri hilir, berupa puree buah, dried fruit dan individual quick frozen (IQF) food.

Produk antara pengolahan buah memiliki peluang pengembangan yang besar. Dengan volume produksi buah segar yang besar, dapat diproses menjadi produk antara untuk memenuhi kebutuhan sektor hilir dalam rangka mengurangi impor.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Jakarta Fair 2025 Resmi Dibuka, Padukan Pameran Produk dan Pesta Musik

Berita Terkait

Gandeng BliBli, Bank Jakarta Hadirkan Engagement Store di Jakarta Fair 2026
Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System untuk Perkuat Ekosistem Kota
Siswa SMAN 28 Jakarta Antusias Sambut Program KEJAR DKI Jakarta Bersama Bank Jakarta
Bank Jakarta Raih Indonesia 50 Best CEO Awards & Indonesia Best COO Awards 2026
Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi
Dorong Peran BUMD DKI Sebagai Pilar Ekonomi, Pemprov DKI Jakarta Selenggarakan BUMD Leaders Forum
Danamart Luncurkan Blended Finance Pertama di Indonesia, Buka Akses Investasi ESG
Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 00:49 WIB

James F. Sundah Foundation Luncurkan Beasiswa Riset Hak Cipta

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:08 WIB

Konser Janji Suci 25 Tahun Yovie & Nuno Rayakan Seperempat Abad Berkarya

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:08 WIB

Perpaduan Etnik, Folk, dan Elektronik, Album Jejak Milik MIRZATAMI Resmi Dirilis

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Berita Terbaru

ILustrasi Sepak Bola. (Foto: Istimewa)

Internasional

Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City

Jumat, 12 Jun 2026 - 16:33 WIB