Boikot Vodka Made in Rusia Menggema di Amerika

- Editor

Senin, 28 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ILustrasi Vodka Rusia. (Foto:Pelopor.id/Pixabay/klimkin)

ILustrasi Vodka Rusia. (Foto:Pelopor.id/Pixabay/klimkin)

Pelopor.id – Beberapa Gubernur di negara bagian Amerika Serikat, meminta toko-toko minuman keras berhenti menjual produk vodka made in (buatan) Rusia sebagai solidaritas terhadap Ukraina.

Gubernur Utah bahkan memberikan instruksi khusus kepada Departemen Pengendalian Minuman Beralkohol untuk menarik semua produk yang diproduksi dan bermerek Rusia dari toko ritel di wilayahnya.

Sebelumnya, gubernur dari New Hampshire, Ohio dan Pennsylvania juga mengambil langkah serupa. Sementara Gubernur Texas mendesak toko dan restoran berhenti menyajikan produk buatan Rusia secara sukarela.

Toko minuman Jacob Liquor Exchange di Wichita, Kansas, lebih unik lagi. Mereka memutuskan untuk mengeluarkan lebih dari 100 botol vodka Rusia dari rak dan menuangkan isinya ke tanah.

“Saya pikir seluruh dunia sekarang tahu bahwa Rusia berperang dengan Ukraina tanpa alasan yang jelas. Saya kira ini adalah sanksi kami … dan ini mungkin kecil, tetapi setiap hal kecil membuat perbedaan,” tutur Jamie Stratton, direktur anggur dan mitra Jacob Liquor Exchange, dikutip dari New York Post, pada Senin (28/02/2022).

Selanjutnya ada pemilik bar Pine Tavern di Oregon, yang mengambil video dirinya sendiri yang sedang membuang stok vodka Rusia sebagai bentuk protes atas invasi Rusia ke Ukraina.

“Rusia bertindak seolah-olah ini Tahun 1939 dan pergi dengan kekuatan penuh yang mereka miliki di Ukraina. Saya sangat khawatir tentang hal itu akan menyebar ke negara lain,” ungkap pemilik Pine Tavern Bill McCormick di Fox TV.

Namun Memboikot vodka Rusia dinilai tidak akan memberi dampak signifikan. Pasalnya, menurut data Distilled Spirits Council, hanya 1,2 persen vodka di Amerika Serikat yang berasal dari Rusia pada paruh pertama 2021. Mayoritas vodka Rusia yang dijual di AS, seperti Smirnoff, Svedka, dan Stolichnaya, sebenarnya dibuat di negara lain, termasuk di AS sendiri.

Baca Juga :   Konglomerat Dunia Harus Rela Kehilangan USD 1,4 Triliun

Selain AS, Kanada juga melakukan aksi yang sama pekan lalu. Kebijakan ini telah diterapkan di sejumlah provinsi seperti di negara tersebut seperti Ontario, Alberta dan British Columbia. []

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 17:15 WIB

Bank Jakarta Salurkan Bantuan Untuk Sahabat Disabilitas Binaan YaSDI

Jumat, 20 Maret 2026 - 00:01 WIB

Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:24 WIB

Dorong Transaksi Non Tunai, Bank Jakarta Dukung Sistem Pembayaran pada Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026

Senin, 2 Maret 2026 - 22:17 WIB

Aksi Kolektif Wartawan Musik di KLBB Festival Bagikan Takjil di Program Dari Media Untuk Semua

Senin, 2 Maret 2026 - 00:23 WIB

Portal Berita Reallist Media: Menyajikan Hiburan dan Lifestyle dengan Cara Berbeda

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:53 WIB

Bank Jakarta Gandeng Jakmania Wujudkan Inklusi Keuangan

Kamis, 12 Februari 2026 - 00:36 WIB

Dream Theater Guncang Jakarta dalam Tur Konser 40 Tahun

Selasa, 6 Januari 2026 - 02:39 WIB

Transformasi Menuju Bank Berorientasi Global, Bank Jakarta Resmi Luncurkan Kartu Debit Visa

Berita Terbaru