Pelopor.id | Perusahaan multinasional asal Amerika Serikat (AS), Cisco Systems Inc telah menggelar diskusi mengenai rencana akuisisi dengan perusahaan software Splunk. Kabarnya, Cisco menganggarkan lebih dari USD 20 miliar untuk membeli Splunk.
Splunk tercatat memiliki kapitalisasi pasar sekitar USD 18 miliar, setelah harga sahamnya turun 30% sejak Chief Executive Officer (CEO) Doug Merritt secara mengejutkan mundur pada November lalu.
Mengutip The New York Times, Splunk adalah perusahaan penambang data untuk wawasan, termasuk ancaman keamanan. Bisnis jenis ini makin penting, apalagi sejak pandemi Covid yang memaksa banyak orang bekerja secara remote atau online.
Baru-baru ini, perusahaan juga berusaha beralih ke bisnis cloud dan mengejar para pesaingnya, seperti Datadog, yang sudah memulai bisnis tersebut.
Pada Juni lalu, Splunk telah menerima investasi dari perusahaan ekuitas swasta Silver Lake sebesar USD 1 miliar untuk membantu transisi itu.
Sedangkan, Cisco dikenal sebagai perusahaan yang secara efektif menggunakan strategi akuisisi sebagai pelengkap penelitian dan pengembangan.
CEO Cisco Chuck Robbins mengatakan kepada analis bahwa pihaknya akan terus menggencarkan akuisisi di bidang keamanan.
Sebelumnya, perusahaan itu telah merampungkan sejumlah kesepakatan, termasuk dengan produsen komponen jaringan optik Acacia, perusahaan semikonduktor Luxtera dan perusahaan intelijen cloud ThousandEyes.
Hingga kini, nilai kapitalisasi pasar Cisco tercatat telah mencapai USD 227 miliar. []












