Pelopor.id – Harga saham Meta Platforms Inc, Perusahaan induk Facebook anjlok sebesar 20 persen setelah mereka melaporkan pendapatan yang mengecewakan.
Kinerja yang buruk ini, disebut terkait keputusan Apple untuk melakukan perubahan aturan privasi operating systemnya, iOS.

Chief Financial Officer (CFO) Meta Dave Wehner mengatakan, dampak dari perubahan privasi Apple bisa mempengaruhi bisnis Meta sekitar US$ 10 miliar untuk tahun 2022.
Pasalnya, perubahan tersebut akan mencegah aplikasi melacak aktivitas online untuk iklan. Ini juga mempersulit pengiklan yang mengandalkan data untuk mengembangkan produk baru dan mengetahui pasar.
Total pendapatan Meta memang naik menjadi US$ 33,67 miliar pada kuartal keempat 2021 yang mayoritas disumbang dari penjualan iklan, dari US$ 28,07 miliar pada 2020. Tetapi angka tersebut lebih rendah dari proyeksi para analis sebesar US$ 33,40 miliar.
Setelah laporan itu diumumkan, saham Facebook langsung menukik tajam dan membuat perusahaan yang digawangi Mark Zuckerberg itu harus kehilangan US$ 200 miliar dari nilai pasar.
Selain itu, Meta juga menuding penurunan terjadi akibat masalah ekonomi makro seperti gangguan rantai pasokan juga persaingan ketat dalam periklanan dengan TikTok dan YouTube. []












