Pelopor.id – Perusahaan manufaktur pesawat, Boeing membenamkan uangnya sebesar US$ 450 juta di Wisk, sebuah perusahaan taksi udara di Silicon Valley. Investasi ini, seiring demi cita-cita Boeing mengembangkan pesawat pengangkut penumpang pertama yang seluruhnya menggunakan listrik yang dapat disertifikasi di Amerika Serikat (AS).
Sebelumnya, pada 2019 Boeing telah bergabung dengan usaha tersebut, yang juga didukung oleh Kitty Hawk Corporation. Perusahaan yang didirikan salah satu pendiri Google, Larry Page. Meski demikian ukuran pendanaan di putaran pertama belum diungkapkan Boeing.
- Kembali Bermasalah, Boeing 737 MAX Hampir Celaka di India
- Boeing 737 Max Kantongi Izin Terbang Kembali dari China
Investasi Boeing di sektor ini, lantaran taksi listrik terbang dipandang sebagai salah satu solusi bebas emisi yang menjanjikan, untuk mengatasi kemacetan perkotaan. Tetapi, Wisk yang berbasis di Mountain View, California lebih fokus pada mesin otomatis. Hal ini, diperkirakan akan mendorong kembali kerangka waktu pengembangannya dibandingkan dengan beberapa konsep milik saingan.
Sementara Wisk, belum merilis jadwal komersialisasi, tetapi memperkirakan mereka akan memiliki sekitar 14 juta penerbangan tahunan untuk melayani lebih dari 40 juta orang dalam lima tahun sertifikasi. []












