Jaringan Blockchain Solana Terkena Masalah Duplikat Transaksi

- Editor

Selasa, 25 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi mata uang kripto. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Ilustrasi mata uang kripto. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Pelopor.id | Platfom penyedia mata uang kripto, Solana, mengalami ketidakstabilan selama seminggu terakhir. Melansir Bloomberg, salah satu jaringan blockchain terbesar ini menghadapi masalah transaksi duplikat yang berlebihan.

Solana menyatakan telah merilis versi 1.8.14 yang akan berupaya mengurangi dampak terburuk dari masalah ini. Seiring dengan hal itu, Solona akan merilis sejumlah fitur dan layanan dalam jangka waktu 2-3 bulan ke depan.

Melalui situs resminya, pihak manajemen menyatakan bahwa Solana Mainnet Beta mengalami tingkat kemacetan jaringan yang tinggi.

“Dalam 24 jam terakhir telah menunjukkan bahwa sistem ini perlu ditingkatkan untuk memenuhi permintaan pengguna, dan mendukung transaksi yang lebih kompleks yang sekarang umum di jaringan,” tulis Solana dalam pemberitahuan pada websitenya.

Masalah ini muncul di tengah kemunduran Solana dalam token dari Bitcoin dan Ether ke Polkadot. Begitu juga dengan Solana yang telah anjlok lebih dari 30% selama sepekan terakhir, berdasarkan harga dari CoinGecko.

Pasar mata uang kripto telah kehilangan sekitar USD 1 triliun dari level tertingginya, dan Bitcoin turun hampir 50% dari rekor November.

Sebenarnya, ini bukan masalah pertama yang dialami Solana dengan ketidakstabilan. Pada bulan September lalu, paltform i i mengalami pemadaman selama 17 jam yang menurut pihak manajemen dipicu oleh “kehabisan sumber daya”. []

Baca juga: Solana Ventures Investasi USD 150 Juta Untuk Game Blockchain

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:55 WIB

Psy dan P Nation Minta Maaf atas Kasus Obat Psikotropika

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB