Teten Masduki Ungkap Manfaat Daun Kelor Selain untuk Mengusir Hantu

0
MenKop UKM Teten Masduki saat mengunjungi sekaligus meninjau langsung pabrik pengolahan daun kelor CV Tri Utami Jaya, di Mataram, NTB, Kamis, (13/1/2022)
MenKop UKM Teten Masduki saat mengunjungi sekaligus meninjau langsung pabrik pengolahan daun kelor CV Tri Utami Jaya, di Mataram, NTB, Kamis, (13/1/2022). (Foto:Pelopor.id/KemenkopUKM)

Pelopor.id – Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki mengatakan, bahwa daun kelor yang tadinya disangka cuma untuk mengusir hantu, ternyata sangat bermanfaat bagi kesehatan. Hal ini diungkapkannya saat mengunjungi sekaligus meninjau langsung pabrik pengolahan daun kelor CV Tri Utami Jaya, di Mataram, NTB, Kamis, (13/1/2022).

“Dengan diolah seperti ini, yang tadinya orang pikir kelor cuma untuk mengusir hantu, tetapi justru naik kelas bahkan disukai masyarakat dunia,” tutur Menteri Teten berdasarkan keterangan tertulis yang diterima pelopor.id Jumat, (14/1/2021).

CV Tri Utami Jaya, memiliki pabrik pengolahan daun kelor berstandar internasional terbesar, pertama dan satu-satunya di NTB. Saat ini pabrik Tri Utami Jaya memiliki kapasitas produksi 200 ton per hari.

Bahkan produk daun teh kelor keluaran pabrik tersebut, telah dipasarkan hampir ke 13 negara di Amerika Serikat (AS) maupun Eropa. Terbaru, Tri Utami Jaya tengah menyiapkan ekspor daun teh kelor ke Madrid.

Produk Teh Daun Kelor
Produk Teh Daun Kelor. (Foto:Pelopor.id/KemenkopUKM)

MenKopUKM mendukung penuh dan mengapresiasi capaian Tri Utami Jaya selama ini. Menurutnya, Produk olahan teh kelor Moringa milik Tri Utami Jaya menjadi salah satu produk unggulan domestik yang perlu didukung di pasar internasional.

Kandungan Teh Daun Kelor

MenKop UKM menerangkan, Teh daun kelor memiliki protein yang tinggi bahkan 7 kali lipat dibanding daging sapi. Selain itu juga mengandung zat besi yang tinggi hingga 25 kali lipat dari bayam.

“Kandungan ini sangat penting dikonsumsi masyarakat, terutama dalam mengatasi stunting. Di pasar dunia, kelor masuk dalam kategori super food atau wellness product,” ungkap Teten.

“Namun sayangnya di dalam negeri edukasi soal kelor belum tinggi, sehingga literasi juga penting dilakukan, karena ini super food. Bahkan diklaim bisa menggantikan gizi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan protein hewani dan nabati,”sambungnya.

MenKop UKM Teten Masduki saat mengunjungi sekaligus meninjau langsung pabrik pengolahan daun kelor CV Tri Utami Jaya, di Mataram, NTB, Kamis, (13/1/2022)
MenKop UKM Teten Masduki saat mengunjungi sekaligus meninjau langsung pabrik pengolahan daun kelor CV Tri Utami Jaya, di Mataram, NTB, Kamis, (13/1/2022). (Foto:Pelopor.id/KemenkopUKM)

Kelor juga mudah ditanam di mana-mana, apalagi dibudidayakan dalam bentuk perkebunan. Namun Menteri Teten menyayangkan potensi ekonomi olahan daun kelor yang sangat besar, belum digarap dengan baik.

“Tri Utami Jaya mampu mencapai pertumbuhan penjualan sekitar 20-30 persen. Bayangkan jika pasar dari dalam negeri dari 270 juta masyarakatnya 1 ons saja bisa digarap, hasilnya luar biasa potensi ekonominya,” tandas Menteri Teten.

“Kemudian China, negara yang masyarakatnya peminum teh, potensi 1,3 miliar penduduknya kalau digarap untuk daun teh kelor tak kalah menggiurkan. Namun sekarang jumlah itu jika tak digarap menyeluruh, kita belum mampu memenuhi permintaannya,” sambungnya.

Dalam membantu pemasaran model bisnis produk unggulan domestik seperti ini, KemenKopUKM mengajak para pelaku UMKM untuk tergabung dalam platform e-commerce crossborder, serta memanfaatkan jaringan diaspora Indonesia yang tersebar di seluruh negara.

CV Tri Utami Jaya, juga merupakan salah satu pelaku usaha yang menjadi pemasok produk herbal ke beberapa jaringan apotek PT Kimia Farma (Persero) Tbk dan beberapa hotel-hotel nasional.

“Kami maklun dengan Smesco untuk bisa menjual produk teh Moringa di Kimia Farma. Di 2022 ini, targetnya kami akan masuk di seluruh apotek jaringan Kimia Farma,” jelas Pemilik CV Tri Utami Jaya Nasrin H Muhtar.

Nasrin juga akan menambah sekitar 1.000 hektare (ha) lahan lagi untuk penanaman daun kelor. Dari sisi produk, saat ini pihaknya juga tengah mengembangkan produk kecantikan seperti masker dari daun kelor dan produk kecantikan lainnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Deputi Bidang UKM KemenKopUKM Hanung Harimba Rachman, Staf Khusus MenKopUKM Bidang Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Fiki Satari dan Pemilik CV Tri Utami Jaya Nasrin H Muhtar. []