Polda NTB Terima Catatan dari Dorna Sport Terkait WSBK 2021

0
Polda NTB Terima Catatan dari Dorna Sport Terkait WSBK 2021
Polda NTB Terima Catatan dari Dorna Sport Terkait WSBK 2021. (Pelopor.id/Ist)

Pelopor.id – Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB), Irjen Pol Muhammad Iqbal, menerangkan pihaknya menerima catatan yang diberikan oleh Dorna Sport terkait pengamanan selama ajang Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) dan World Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika yang berakhir pekan lalu.

Catatan tersebut berkaitan dengan hasil evaluasi yang harus dipersiapkan lebih baik lagi untuk pengamanan MotoGP bulan Februari dan Maret 2022 mendatang. Menurut Kapolda NTB, list dari pihak Dorna Sport itu akan didiskusikan bersama MGPA dan ITDC sebagai pemilik sirkuit.

Selain itu, Polda NTB juga akan berkoordinasi dengan berbagai kementerian dan lembaga untuk memperkuat pengamanan MotoGP mendatang. Pertimbangan jumlah pengunjung MotoGP yang diprediksi lebih banyak dari event IATC dan WSBK 2021, menjadi dasar peningkatan pengamanan.

Baca juga :

“Semua nanti akan dikonsolidasikan, strategi apa yang harus kita kuatkan saat MotoGP khususnya pada ring 1 dan ring 2,” tutur Muhammad Iqbal dikutip dari Tribratanews  Selasa, 30 November 2021.

Di ajang IATC dan WSBK 2021, aparat TNI-Polri melakukan pengamanan hingga ke ring (lapisan pengamanan) 2. Mulai dari pagar luar sirkuit hingga areal paddock pembalap.

Berdasarkan aturan pengamanan sirkuit kelas internasional, ring 2 seharusnya menjadi tanggung jawab penyelenggara. Sedangkan untuk aparat keamanan dari pihak pemerintah, hanya ada di lapisan pengamanan 3, terbatas hingga pagar luar sirkuit.

Tetapi, karena pihak penyelenggara dari Dorna Sports dan MGPA kewalahan mengatasi penonton yang masuk ke gerbang areal sirkuit dan areal hiburan di ring 1 yang berada di tengah areal balap, TNI-Polri terpaksa masuk membantu pengamanan.

“Saya telah membicarakannya kepada pihak penyelenggara, Dorna Sports dan MGPA. Memang ini penting bagi penyelenggara dan secara terpisah saya sudah berbicara dengan Dorna,” tegasnya.

Adapun catatan lainnya, pertama manajemen transportasi penonton, berikutnya manajemen ticketing, selanjutnya mengenai manajemen parkir, penerangan di lokasi-lokasi parkir, menajemen stand kuliner, UMKM dan merchandise.

Selain itu Kapolda ingin sign board di perbanyak, penyempurnaan drainase untuk mengantisipasi hujan lebat, penyempurnaan kenyamanan grand stand tempat penonton, manajemen pengamanan tier 1, manajemen pengamanan paddock area, antisipasi hujan lebat oleh penyelenggara race.

Selanjutnya, Iqbal ingin masalah sosialiasi lebih maksimal baik dari segi pengamanan seperti pengamanan event, prokes, transportasi bus dan tiket parkir. []