Eksportir Rumput Laut Bisa Manfaatkan Resi Gudang untuk Mitigasi Kurs dan Harga Internasional

- Editor

Jumat, 19 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fajar Wibhiyadi, Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero)  bersama Ni Nyoman Robek, Pimpinan PT Rahmat Bahari Indonesia tengah meninjau gudang rumput laut milik  PT Rahmat Bahari Indonesia di kawasan Tabanan, Bali. (Foto:Pelopor.id/KBI)

Fajar Wibhiyadi, Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) bersama Ni Nyoman Robek, Pimpinan PT Rahmat Bahari Indonesia tengah meninjau gudang rumput laut milik PT Rahmat Bahari Indonesia di kawasan Tabanan, Bali. (Foto:Pelopor.id/KBI)

Pelopor.id – PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) yang berperan sebagai Pusat Registrasi Resi Gudang, terus mendorong pemilik komoditas rumput laut untuk memanfaatkan Sistem Resi Gudang, khususnya dalam kegiatan ekspor. Upaya ini, seiring mitigasi harga internasional, serta terkait pergerakan kurs dollar Amerika yang menjadi mata uang acuan dalam ekspor.

Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) Fajar Wibhiyadi menjelaskan, Petani rumput laut, dapat memasukkan komoditas rumput laut yang mereka miliki saat kurs dollar Amerika turun dengan memanfaatkan Sistem Resi Gudang, kemudian melakukan ekspor saat kurs dollar Amerika membaik.

Baca juga :

“Pemanfaatan Resi Gudang, juga bisa dilakukan saat terjadi pergerakan harga di pasar internasional yang menurun,” tuturnya berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Pelopor.id, Jumat, 19 Desember 2021.

Selain itu, Indonesia yang sebagian besar wilayahnya merupakan perairan, menjadi salah satu negara eksportir terbesar untuk komoditas rumput terutama rumput laut kering. Adapun nilai rumput laut di pasar dunia saat ini mencapai US$2,9 miliar dengan hampir 807 ribu ton. Indonesia sendiri, berkontribusi sebesar 195 ribu ton dengan pangsa pasar 25 persen.

Data dari Biro Pusat Statistik menunjukkan, selama rentang waktu 2014-2019, ekspor rumput laut nasional juga tercatat tumbuh rata-rata sebesar 6,53% per tahun. Untuk Tahun 2020 volume ekspor tercatat sebesar 195.574 ton dengan nilai mencapai USD279,58 juta.

Fajar Wibhiyadi, Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) bersama Ni Nyoman Robek, Pimpinan PT Rahmat Bahari Indonesia tengah meninjau gudang rumput laut milik PT Rahmat Bahari Indonesia di kawasan Tabanan, Bali
Fajar Wibhiyadi, Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) bersama Ni Nyoman Robek, Pimpinan PT Rahmat Bahari Indonesia tengah meninjau gudang rumput laut milik PT Rahmat Bahari Indonesia di kawasan Tabanan, Bali. (Foto:Pelopor.id/KBI)

Salah satu pengelola gudang dan eksportir rumput laut yang memanfaatkan Sistem Resi Gudang adalah PT Rahmat Bahari Indonesia yang berada di Bali. Sepanjang tahun 2021, PT Rahmat Bahari Indonesia telah meregistrasikan rumput laut sebanyak 4 Resi Gudang, dengan volume 63.592 Kg senilai Rp. 508.736.000,-.

Ni Nyoman Ribek, Pimpinan PT Rahmat Bahari Indonesia mengatakan, “Dengan adanya Sistem Resi Gudang ini, kami tentunya dapat menjaga ketersediaan barang yang ada, sehingga dapat menawarkan kepada buyer-buyer diluar negeri. Selain itu dengan adanya SRG ini, kami dapat memitigasi fluktuasi harga serta rate kurs yang ada.

Baca Juga :   Pariwisata Tidak Diunggulkan Lagi di Bali, Pengamat: Jangan Sampai Mencerminkan Keputusasaan Gubernur Bali Hadapi Pandemi

Fajar Wibhiyadi menambahkan, “Apa yang dilakukan PT Rahmat Bahari Indonesia ini tentunya bisa menjadi kisah sukses pemanfaatan Resi Gudang di Indonesia, khususnya dari sisi eksportir. Kedepan, tentunya harapan kami para eksportir komoditas rumput laut di berbagai wilayah di Indonesia juga mulai memanfaatkan sistem resi gudang. Selain dalam upaya menjaga stabilitas harga, Resi Gudang dapat dimanfaatkan pemilik komoditas untuk mendapatkan pembiayaan bagi kelangsungan usahanya”

“Pemanfaatan Resi Gudang, juga bisa dilakukan saat terjadi pergerakan harga di pasar internasional yang menurun.”

Dalam catatan Pusat Registrasi Resi Gudang, sepanjang tahun 2021 sampai dengan bulan Oktober tercatat 19 RG dari komoditas rumput laut yang diregistrasi dalam volume 1,4 Ton, dengan nilai barang Rp. 32,7 Miliar dan nilai pembiayaan sebesar Rp. 21,9 Miliar. Sedangkan sepanjang tahun 2020, komoditas rumput laut yang teregistrasi sebanyak 10 RG dengan volume 743,5 Kg senilai Rp 15 Miliar, dan nilai pembiayaan sebesar 2,3 Miliar.

“Terkait pemanfaatan Resi Gudang, KBI sebagai Pusat Registrasi Resi Gudang akan terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait manfaat dari instrumen ini. Selain kepada para pemilik komoditas, kami juga melakukan sosialisasi kepada berbagai pihak termasuk ke sektor perbankan dan lembaga pembiayaan lain,” ungkap Fajar Wibhiyadi.

“Dari sisi bisnis pembiayaan, Sistem Resi Gudang merupakan salah satu potensi yang bisa dikembangkan. Indonesia memiliki potensi besar untuk pengembangan Sistem resi Gudang. Kami optimis, seiring dengan peningkatan pemanfaatan Resi Gudang, sisi pembiayaan juga akan mengalami peningkatan,” sambungnya. []

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bank Jakarta Terapkan eForm di KCP Kebayoran Park, Permudah Transaksi Nasabah di Kantor Cabang
Bank Jakarta Resmikan New Look Branch KCP Kebayoran Park, Hadirkan Wajah Baru yang Lebih Modern
Gestone Villa & Resto Batu Karas Lestarikan Tradisi Hajat Laut Pangandaran
Anggota DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth Diduga Terobos Jalur Transjakarta dan Maki Polisi
Direktur Utama Bank Jakarta: Optimalisasi Keamanan Siber Jadi Fokus Strategi Pengembangan
Bank Jakarta dan BEI Kompak Dorong Transformasi dan Kualitas di Tengah Dinamika Ekonomi
Bank Jakarta Raih Tiga Penghargaan pada 23rd Infobank-MRI Banking Customer Experience Appreciation 2026
Jakarta International Pet Show 2026 Siap Hadir di NICE PIK 2

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:52 WIB

Lesti Kejora Jadi Kolaborator di Konser 30 Tahun UNGU

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:41 WIB

Hadirkan King Nassar, PRSU 2026 Gabungkan Musik, Budaya, dan Identitas Sumatera Utara

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:54 WIB

Porosatas Buka Babak Baru Lewat No Love! (Alternate Version) Bareng Yuke Sampurna

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:44 WIB

Kohi Sekai Hadirkan Semangat Bangkit dan Bertahan di Album Future

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:50 WIB

Donne Maula Rilis Harum, Lagu Tentang Alasan Tetap Berjuang

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:36 WIB

INDAHKUS Makin Cegil di Single Baru Bertajuk Bentar Lagi Sayang

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:41 WIB

Eks Gitaris ERK, Reza Ryan Perkenalkan Proyek Solo Kantusfirmus Lewat Bintang Magnolia

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:47 WIB

Project Pop Bakal Rayakan 30 Tahun dengan Konser di Tennis Indoor Senayan, Jakarta

Berita Terbaru

Penyanyi dangdut, Lesti Kejora. (Foto: Istimewa)

Musik

Lesti Kejora Jadi Kolaborator di Konser 30 Tahun UNGU

Jumat, 24 Jul 2026 - 21:52 WIB

Momen aktor laga Tom Cruise berpidato di Seremonial Penutupan Piala Dunia 2026. (Foto: Istimewa)

Internasional

Bicara Persatuan di Piala Dunia 2026, Tom Cruise Tuai Kritik Pedas

Senin, 20 Jul 2026 - 17:58 WIB