Jelang World Superbike 2021 Mandalika, Begini Persiapan Pemerintah

0
Mandalika dari Udara
Mandalika dari Udara. (Foto:Pelopor.id/Twitter Mandalika)

Pelopor.id – Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), telah dipersiapkan secara matang untuk menyukseskan pertandingan World Superbike 2021. Hal ini disampaikan Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenko Marves Odo R. M. Manuhutu pada Forum Merdeka Barat 9, Superbike 2021: Dari Mandalika untuk Dunia pada hari Selasa, (16/11/2021).

“Pembangunan sirkuit Mandalika merupakan proyek besar, bukan hanya bagi pemerintah pusat tetapi juga pemerintah daerah, BUMN, dan pihak swasta yang terlibat,” tutur Deputi Odo soal sirkuit Mandalika.

“Pemerintah daerah Nusa Tenggara Barat telah menyiapkan berbagai protokol dan aturan untuk menyambut euforia World Superbike pada 19–21 November 2021 dan juga Moto GP pada Maret 2022 mendatang.”

Kunci dari pembangunan ini menurutnya adalah kerja sama serta komunikasi yang jelas antar semua pihak yang terlibat. Sedangkan hal utama yang diinginkan dari pembangunan ini adalah menghadirkan manfaat bagi masyarakat, utamanya penduduk di NTB.

Odo R. M. Manuhutu
Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenko Marves Odo R. M. Manuhutu. (Foto:Pelopor.id/Kemenko Marves)

“Salah satu manfaatnya ditujukan kepada 200 Stand UMKM yang dapat berjualan selama pertandingan berlangsung. Jadi tidak hanya menonton tetapi juga dapat berbelanja,” ungkapnya.

Selain itu, Pembangunan sirkuit ini diharapkan memberikan multiplier effect atau efek berganda bagi masyarakat, seperti menciptakan tenaga kerja. Selain itu, peningkatan wisata juga diharapkan dapat terjadi di luar wilayah Mandalika.

Baca Juga :

“Pemerintah pusat juga telah menyiapkan berbagai hal, seperti penyediaan bus angkutan untuk transportasi masyarakat dan rekayasa lalu lintas oleh Kementerian Perhubungan, perbaikan sarana, prasarana, dan infrastruktur oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, kesiapan simulasi protokol keamanan, kesehatan dan keselamatan oleh Basarnas, rehabilitasi hutan dan lahan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dan diseminasi informasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika,” sebut Deputi Odo.

Adapun hal utama yang harus dijaga adalah protokol kesehatan agar tidak terjadi kluster baru Covid-19 di Mandalika, serta protokol CHSE yaitu Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan) agar kegiatan dapat berlangsung dengan baik.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur NTB Zulkieflimansyah mengatakan, bahwa WSBK Mandalika bisa menjadi candradimuka dan sebagai jalan agar olahraga balap di Indonesia kian mendunia.

Zulkieflimansyah
Gubernur NTB Zulkieflimansyah. (Foto:Pelopor.id/Kemenko Marves)

“Ini menggembirakan, seperti mimpi yang jadi kenyataan. Meski MotoGP masih tahun depan, tapi getarannya sudah terasa. Gairahnya sangat terasa. Ini luar biasa,” ungkap Bang Zul panggilan akrabnya.

“Pemerintah daerah Nusa Tenggara Barat telah menyiapkan berbagai protokol dan aturan untuk menyambut euforia World Superbike pada 19–21 November 2021 dan juga Moto GP pada Maret 2022 mendatang. Diharapkan dua even internasional ini dapat memberikan dampak baik bagi NTB, Indonesia, maupun secara global,” tambahnya.

Sebelumnya, Indonesia tercatat telah empat kali menggelar WSBK. Penyelenggaraan pertama berlangsung pada tahun 1994, dilanjutkan pada tahun 1995, 1996, dan 1997 jadi edisi terakhir. Sedangkan untuk MotoGP, sudah dilaksanakan dua kali di Indonesia, yaitu pada musim 1996 dan 1997. []