Kemenkes: Kasus COVID-19 Meningkat di Sejumlah Provinsi, Termasuk DKI Jakarta

0
Ilustrasi COVID-19. (Foto: Pelopor/Unsplash)

Pelopor.id | Data Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI per Sabtu (13/11/2021) menunjukkan, penambahan kasus COVID-19 varian Delta paling tinggi terjadi di Jawa Barat, yaitu bertambah 165 kasus, DKI Jakarta 90 kasus dan Sulawesi Utara 86 kasus.

Secara akumulasi, dalam sebulan terakhir DKI Jakarta mencatat lonjakan kasus COVID-19 yang signifikan, dengan total 1.327 kasus, terdiri dari berbagai varian baru seperti Alpha, Delta hingga Beta.

Belakangan ini, Pemerintah juga mewaspadai kemunculan subvarian AY.4.2 ‘Delta Plus’ yang telah memicu peningkatan kasus COVID-19 di Inggris. Penularan subvarian ini diyakini lebih tinggi 10-15 persen dibanding varian Delta sebelumnya. Varian ‘Delta Plus’ juga sudah ditemukan di Singapura hingga Malaysia.

Baca juga: Kasus COVID-19 Kembali Melonjak di Sejumlah Negara Ini

Meski demikian, sebenarnya Indonesia memiliki 25 turunan dari varian Delta yang juga diwaspadai. Bahkan, salah satu yang dominan ditemukan dan bermutasi di Indonesia yaitu Corona AY.23.

“Varian Delta B16172 masuk ke Indonesia, kemudian dia bermutasi dan itu menjadi AY.23 dan itu menjadi sublineage, varian yang sangat dominan di Indonesia, menyebar ke luar, salah satunya Singapura,” ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam webinar online, Sabtu (13/11/2021).

Untuk mencegah varian baru yang memicu lonjakan kasus, ia pun mengingatkan pentingnya penjagaan ketat di setiap pintu masuk. []