Komisi I DPR Setujui Pencalonan Andika Perkasa Sebagai Panglima TNI

0
Komisi I DPR Setujui Pencalonan Andika Perkasa Sebagai Panglima TNI
Komisi I DPR Setujui Pencalonan Andika Perkasa Sebagai Panglima TNI. (Foto:Pelopor.id/Ist)

Pelopor.id – Setelah melakukan rapat selama 3 jam, semua fraksi di Komisi I DPR RI pada Sabtu (6/11/2021) menyetujui pencalonan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI).

“Rapat internal Komisi I memutuskan menyetujui pemberhentian dengan hormat Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI serta memberikan apresiasi atas dedikasinya. Kesimpulan kedua, memberikan persetujuan terhadap pengangkatan calon Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai Panglima TNI,” kata Ketua Komisi I Meutya Hafid membacakan kesimpulan rapat

“Saya ingin masyarakat kita melihat TNI ini sebagai organisasi yang apa adanya, dengan segala kekurangan dan perbaikan yang memang harus kami jalani.”

Sementara KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa mengucapkan terima kasih atas restu Komisi I DPR RI. Andika menyebutkan, TNI adalah kita sebagai visinya nanti menjadi Panglima TNI. Dia ingin rakyat Indonesia dan masyarakat internasional melihat TNI sebagai “kita” atau “bagian dari mereka”. Dia tidak ingin rakyat menaruh harapan terlalu tinggi terhadap TNI dengan segala keterbatasan dan kelebihannya.

“Saya ingin masyarakat kita melihat TNI ini sebagai organisasi yang apa adanya, dengan segala kekurangan dan perbaikan yang memang harus kami jalani. Tapi bukan berarti kita dengan keadaan kita nggak bisa berbuat apa-apa. Tetap banyak yang bisa kita lakukan,” ucap Andika.

TNI menurut Andika, pasti memiliki cara yang berbeda dalam mencapai tujuan. Mengenai misi, Andika menegaskan bahwa sesuai Undang-undang TNI, ada tiga misi yang harus dijalankan yakni menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945 serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah.

Baca juga :

Di bawah kepemimpinannya nanti, TNI akan memusatkan perhatian pada beberapa hal terkait operasi militer perang dan operasi militer selain perang yakni pertama dan terpenting adalah mengembalikan tugas-tugas TNI sesuai undang-undang yang berlaku. Dia berharap tidak akan mengambil tugas kementerian atau lembaga lain.

Selain itu, juga meningkatkan pengamanan perbatasan darat, laut dan udara. Lalu peningkatan kesiap-siagaan TNI, peningkatan operasional siber, peningkatan sinergitas intelijen terutama di wilayah konflik, memadukan operasi ketiga matra dalam TNI (darat, laut, dan udara), penataan dan integrasi organisasi serta peran diplomasi militer dalam kerangka ebijakan politik luar negeri Indonesia.

Sementara pendalaman terhadap visi dan misi Andika sebagai calon panglima TNI yang dilakukan oleh anggota-anggota Komisi I dilakukan secara tertutup. Setelah Komisi I menyetujui pencalonan Andika, hasil rapat akan dibawa ke rapat paripurna untuk diputuskan bersama yang kemungkinan dilakukan Senin pekan depan.[]