Presiden Minta Bantuan Jepang Lobi Sanksi Doping WADA

0
Doping
Ilustrasi doping. (Foto:Pelopor.id/Pixabay/Jorono)

Pelopor.id – Presiden RI Joko Widodo mulai ‘gerah’ dengan sanksi Badan Anti Doping Dunia (WADA). Bahkan, Kepala Negara turun tangan meminta bantuan Jepang untuk menyelesaikan dan mendampingi Indonesia yang tersandung sanksi WADA. Langkah ini, dalam rangka memperjuangkan event MotoGP di Pertamina Mandalika Street Circuit, Lombok-NTB, supaya berjalan mulus.

“Karena sekarang kami belum selesai dengan WADA, Presiden mempersilakan ada pendampingan dari pihak lain, dalam hal ini Lembaga Anti-Doping Jepang.”

Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainuddin Amali menyampaikan, bahwa Presiden meminta bantuan Jepang untuk memberi arahan dan mendampingi Indonesia menyelesaikan pending matter soal sanksi WADA. Menurutnya, Jokowi memberi perhatian serius atas kasus yang menimpa Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI).

“Presiden memantau dan mencermati setiap perkembangan dan setelah diinformasikan tentang situasi terakhir,” tutur Amali Jum’at, 22 Oktober 2021.

Menpora Amali
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali. (Foto:Pelopor.id/Kemenpora)

Menpora sendiri baru-baru ini membentuk Satgas Percepatan Penyelesaian Sanksi WADA, di mana Ketua Komite Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari, ditunjuk menjadi ketua. Satgas Percepatan Penyelesaian Sanksi WADA bertugas untuk menginvestigasi apa yang sebenarnya terjadi, sehingga LADI tak patuh bahkan mendapat sanksi dari WADA.

Selain itu, Raja Sapta Oktohari dan tim juga tengah menempuh jalur mediasi dengan Komite Olimpiade Internasional, agar bisa membantu berkomunikasi dengan WADA. Presiden Jokowi mengapresiasi langkah tersebut, dan memberikan keleluasaan bagi Menpora dan Satgas untuk melanjutkan sesi investigasi bersama lembaga dari Jepang.

“Karena sekarang kami belum selesai dengan WADA, Presiden mempersilakan ada pendampingan dari pihak lain, dalam hal ini Lembaga Anti-Doping Jepang yang akan mensupervisi kita selama dalam masa ini,” tandasnya.

Presiden Jokowi Minta Bantuan Jepang Guna Selamatkan Indonesia dari Sanksi WADA. Selain itu, Jokowi juga meminta agar hasil investigasi dibuka ke publik, tentang apa yang sebenarnya terjadi di tubuh LADI, hingga Indonesia mendapat sanksi WADA.

Sebagaimana diketahui, LADI mendapat sanksi WADA karena dianggap tidak patuh menaati aturan dan program anti-doping. Akibatnya, sejumlah hak Indonesia di olahraga internasional ditangguhkan.

Di antaranya, tidak izinkannya bendera Merah Putih berkibar di ajang regional, kontinental hingga kejuaraan dunia atau event yang dimiliki organisasi major event. []