Bantu Penerapan CHSE di NTB, PGTI Sumbang 50 Thermo Gun

0
Bantu Penerapan CHSE di NTB, PGTI Sumbang 50 Thermo Gun
Bantu Penerapan CHSE di NTB, PGTI Sumbang 50 Thermo Gun. (Foto:Pelopor.id/Dispar NTB)

Pelopor.id – Persekutuan Gereja Tionghoa Indonesia (PGTI) Jakarta, memberikan bantuan 50 buah thermo gun untuk membantu penerapan CHSE – Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan) di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Bantuan tersebut, diserahkan oleh perwakilan PGTI Jakarta di NTB, Hintantua Chandra dan diterima langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata NTB, Yusron Hadi yang selanjutnya akan diberikan kepada pemilik homestay di sekitar kawasan Mandalika-Lombok Tengah. Salah satunya, Sarhunta homestay Mandalika.

“Alat ini (thermo gun) sangat dibutuhkan dan bermanfaat untuk mendukung event-event internasional di Mandalika.”

Sebelumnya, PGTI Jakarta juga berperan aktif memberikan bantuan saat NTB dilanda gempa dahsyat yang menyebabkan puluhan bahkan ratusan korban meninggal dunia. Nah, Jelang pelaksanaan event World Superbike (WSBK) dan MotoGP ini, PGTI hadir kembali memberi bantuan sekaligus ikut mendukung pembangunan pariwisata di NTB.

“Alat ini (thermo gun) sangat dibutuhkan dan bermanfaat untuk mendukung event-event internasional di Mandalika,” tutur Hasbul Wadi berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Pelopor.id, Selasa, 12 Oktober 2021.

Bantu Penerapan CHSE di NTB, PGTI Sumbang 50 Thermo Gun
Bantu Penerapan CHSE di NTB, PGTI Sumbang 50 Thermo Gun. (Foto:Pelopor.id/Dispar NTB)

Jelang digelarnya sejumlah event olahraga berskala internasional di Mandalika, beberapa ketentuan disyaratkan organisasi olahraga internasional. Diantaranya memenuhi ketentuan 65 persen vaksin. Namun capaian vaksin di Lombok Tengah mencapai 70,26 persen.

Ketentuan lain penerapan protokol kesehatan dan sudah tersertifikasi CHSE. Upaya memenuhi ketentuan yang disyaratkan penyelenggara event internasional ini hampir seluruhnya sudah mencapai target.

Dari kesiapan infrastruktur dan fasilitas pendukung perhelatan event, pemerintah daerah dan pemerintah terus bekerja keras. Berkolaborasi dengan berbagai pihak, seluruh komponen pemerintah dan pihak swasta telah berupaya menyelesaikan sejumlah pekerjaan pendukung event.

Upaya ini dilakukan untuk memenuhi ketentuan yang disyaratkan penyelenggara event. Selebihnya, kebijakan pemerintah pusat menciptakan situasi yang ramah pandemi.

Adapun event HK Endurance Challenge akan digelar 15-17 Oktober. Kemudian akan disusul dengan WSBK 19-21 Nopember. Puncaknya perhelatan event MotoGP Maret 2022 tahun depan.

“Melihat renteten event dalam waktu dekat ini, kita perlu meyakinkan penonton dan wisatawan yang akan datang ke Lombok-Sumbawa. Bahwa kita menjamin dan bisa hidup berdampingan pandemi covid-19. Jika ini bisa kita lalui dengan aman dan lancar, puncaknya event MotoGP tahun depan. Maka bisa kita pastikan semua berjalan lancar. Semoga,” ungkap Kadispar NTB Yusron Hadi. []