Tiga Vaksin Hewan Diluncurkan Pada Acara Puncak Hari Rabies Sedunia

- Editor

Jumat, 8 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tiga Vaksin Hewan Diluncurkan Pada Acara Puncak Hari Rabies Sedunia. (Foto: Pelopor/Kementan)

Tiga Vaksin Hewan Diluncurkan Pada Acara Puncak Hari Rabies Sedunia. (Foto: Pelopor/Kementan)

Pelopor.id | Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menghadiri puncak hari rabies sedunia (world rabies day) yang digelar di Pusat Veteriner Farma (Pusvetma) Surabaya, Jawa Timur, pada Jumat (08/10/2021). Dalam kesempatan ini, Syahrul mencanangkan Indonesia mampu bebas rabies pada 2030 mendatang.

Menurut Syahrul, tiga vaksin yang dilepas hari ini merupakan hasil dari penelitian jajaran Kementerian Pertanian (Kementan). Ketiga vaksin itu adalah pertama, vaksin Neo Rabivet yang sudah terintegrasi, terverifikasi dan memenuhi persyaratan CPOHB. Kedua, vaksin Afluvet HiLow yang merupakan vaksin kombinasi antara H5N1 dan H9N2. Terakhir, serum Scovet ASF yang merupakan produk biologis berupa serum konvalescen African Swine Fever dari babi yang sembuh dari penyakit ASF.

Syahrul mengaku sangat bangga dengan ketiga produk yang dikeluarkan Pusvetma Surabaya ini, mengingat ketiganya adalah hasil karya pegawai Kementan, dan terutama produk serum ASF yang berdasarkan pada penelitian mampu meningkatkan kekebalan virus demam babi afrika hingga 52%. Produk tersebut menjadi solusi saat ini, mengingat vaksin demam babi afrika belum ada di dunia.

Baca juga: Syahrul Yasin Limpo Tinjau Pengolahan Sarang Burung Walet di Kalimantan Barat

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) Kementan Nasrullah menegaskan bahwa program pengendalian dan pemberantasan rabies merupakan komitmen kuat dari jajarannya untuk Indonesia yang lebih berkualitas. Sejauh ini, kata Nasrullah, Kementan telah mengalokasikan vaksin dan operasional pengendalian rabies, khususnya untuk wilayah tertular dengan risiko tinggi.

“Untuk daerah tertular risiko tinggi, kita upayakan alokasi vaksin sebanyak 70 persen populasi hewan penular rabies. Sedangkan untuk daerah risiko rendah dan bebas, alokasi vaksin cukup untuk vaksinasi tertarget dan vaksinasi darurat,” katanya.

Baca Juga :   Sejarah Idul Adha, Kisah Nabi Ibrahim Mendapat Wahyu dari Allah SWT

Nasrullah berharap, pemerintah daerah turut mendukung pelaksanaan program dengan mengisi kekurangan ketersediaan vaksin dan sumber daya lain yang diperlukan. Ia juga menyebutkan bahwa di pusat, Ditjen PKH sudah merangkul mitra kerja internasional, seperti FAO, AIHSP dan USAID dalam pengendalian dan penanggulangan rabies.

“Kerjasama dengan kementerian dan lembaga sebenarnya sudah berjalan baik, khususnya dengan Kemenkes, KLHK dan Kemenko PMK, namun ini perlu terus dipertahankan dan diperkuat, agar target Indonesia bebas rabies 2030 dapat tercapai,” kata Nasrullah.

Baca juga: Syahrul Yasin Limpo Dorong Hutan Sagu Papua Barat Jadi Lahan Agrowisata

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur Hadi Sulistyo menyampaikan terima kasih sekaligus apresiasi terhadap jajaran Kementan yang memberi perhatian khusus terhadap kondisi dan kesehatan hewan, melalui peluncuran vaksin yang kini telah bersertifikat.

“Dan kita tahu bahwa flu burung atau penyakit flu babi telah mengakibatkan kematian yang tinggi khususnya di Indonesia. Dan sampai saat ini baru ada vaksin yang di buat oleh negara selama lebih dari 50 tahun. Alhamdulillah Kementan berhasil mendapatkan serum semacam antibody yang akan diberikan ke ternak-ternak babi yang sehat agar tidak terjangkit penyakit ASF,” tutupnya. []

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Klinik Utama GP+ Medical & Paincare Resmi Dibuka di Kebon Jeruk, Jakarta
Bank Jakarta Salurkan Bantuan Untuk Sahabat Disabilitas Binaan YaSDI
Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta
Dorong Transaksi Non Tunai, Bank Jakarta Dukung Sistem Pembayaran pada Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026
Aksi Kolektif Wartawan Musik di KLBB Festival Bagikan Takjil di Program Dari Media Untuk Semua
Portal Berita Reallist Media: Menyajikan Hiburan dan Lifestyle dengan Cara Berbeda
Bank Jakarta Gandeng Jakmania Wujudkan Inklusi Keuangan
Dream Theater Guncang Jakarta dalam Tur Konser 40 Tahun

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB