Thinq Consultant Bekali Warga Ilmu Mengelola Sampah Berbasis Masyarakat

- Editor

Senin, 4 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Thinq Consultant Bekali Warga Ilmu Mengelola Sampah Berbasis Masyarakat. (Foto: Pelopor.id/Humas STP Mataram)

Thinq Consultant Bekali Warga Ilmu Mengelola Sampah Berbasis Masyarakat. (Foto: Pelopor.id/Humas STP Mataram)

Pelopor.id – Prihatin dengan kondisi sampah di sejumlah kawasan desa wisata, PT Thinq Consultant Indonesia, membekali warga Batu Kumbung dengan ilmu, wawasan dan keterampilan, mengelola sampah berbasis masyarakat.

Sehingga sampah rumah tangga yang kerap menjadi momok di masyarakat, kini bisa dimanfaatkan warga untuk pakan ternak peliharaan warga hingga pemamfaatan pupuk untuk tanaman herbal.

Program pemberdayaan masyarakat ini, dibiayai Pemerintah Australia melalui skema dana hibah alumni (Alumni Grant Scheme/AGS). AGS diberikan bagi inisiatif yang membuat dampak dalam bidang profesional, organisasi, masyarakat serta dalam mempererat hubungan Australia dengan Indonesia.

“Kami juga menyebarkan poster tentang teknik dan cara mengolah sampah di masing-masing rumah warga hingga penyusunan peraturan desa (perdes) tentang pengolahan sampah.”

Pendanaan AGS ditujukan bagi para alumni yang pernah bersekolah atau kursus singkat di Australia dengan pembiayaan pribadi, dari Pemerintah Australia maupun Pemerintah Indonesia.

Penerima hibah AGS putaran pertama tahun 2021, yang juga Alumni Australia Awards Scholarships Short Term Awards Sustainable Tourism For Regional Growth 2016, Sri Susanty. Dosen Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Mataram yang juga Vice Director PT Thinq Consultant Indonesia, mendedikasikan penghargaannya untuk warga Desa Batu Kumbung.

Bermitra dengan Badan Usaha Milik Desa (BUM Des) Ijo Tandur. Program hibah AGS ini bertajuk “Integrated Community Based Waste Management in Creating Sustainable Destination Tourism of Batu Kumbung Village”.

Menurut Sri Susanty, Desa Batu Kumbung dipilih menjadi sasaran program ini karena potensi desa Batu Kumbung kaya akan sumber daya alam. Sementara, di sisi pemanfaatan sumber daya yang ada masih minim. Pemberdayaan ini menjadi penting agar ke depan bisa berkelanjutan.

STP Mataram
Thinq Consultant Bekali Warga Ilmu Mengelola Sampah Berbasis Masyarakat. (Foto: Pelopor.id/Humas STP Mataram)

“Program ini dimulai dari hilir sampai ke hulu. Mulai dari sosialisasi ke masyatakat, pemilahan sampah, mengolah sampah organik dan non organik, pelatihan penggunaan pupuk, pengolahan pupuk organik dan diimplementasikan di kebun herbal,” ungkap Sri Susanty, Senin, 4 Oktober 2021.

Baca Juga :   Mengenal Ombak Food, Salah Satu UKM di Desa Wisata Bonjeruk

“Kami juga menyebarkan poster tentang teknik dan cara mengolah sampah di masing-masing rumah warga hingga penyusunan peraturan desa (perdes) tentang pengolahan sampah. Muaranya, kami mediasi warga menyusun perdes pengembangan desa wisata Batu Kumbung,” tambahnya.

Sementara Konsultan Thinq, Andi Walhidayah, mengaku dasar prinsip idioliginya pada community devlopment dan prinsip inklusi sebagai lembaga pemerhati kepariwisataan Basisnya berada di tingkat pedesaan.

Artinya kehadiran Thinq ingin membawa wajah berbeda dalam pendekatan pemgembangan kepariwisataan sehingga masyarakat itu menjadi aktor utama di dalam proses pembangunan di tingkat pedesaan. Kami juga ingin memastikan kelompok rentan juga menjadi pelaku .

“Kehadiran kami ingin memastikan kelompok rentan ini diharapkan bisa mengubah kondisi ini dari kelompok rentan menjadi mereka yang memiliki daya saing, mandiri dan tangguh. Intinya prinsip dasar kami adalah membangun komunitas yang tangguh dan berkelanjutan. Kedua kami fokus kajian riset untuk pembangunan perdesaan” tegas Andi penuh harap.

Selain BUM Des, Thinq juga difasilitasi lembaga pendidikan STP Mataram. Ketua STP Mataram, Halus Mandala, menegaskan komitmennya memberi pendampingan dan membantu meningkatkan sumber daya manusia masyarakat di desa wisata.

“Banyak hal kami lakukan untuk membantu masyarakat. Beberapa desa sudah kami jadikan lokus pendampingan. Alhamdulillah, warga di desa wisata sudah menunjukkan kemandiriannya. Seperti harapan Thinq, kami menjadi lebih termotivasi jika melihat warga pendampingan kami berhasil, mandiri dan tangguh menjadi sebuah desa yang berkembang secara ekonomi dan sumber daya manusia,” tandas Halus Mandala. []

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tidar Canangkan Target Menangkan Pileg dan Pilpres 2029 di Kongres IV Bali
Berdayakan Warga, Huadi Group Support Buka Puasa Bersama
Meski Dalam Kawasan Industri, Sholat Jumat dan Lima Waktu Betul-betul Hikmah
Sambut Bulan Suci Ramadan, Huadi Group Bantu Alat Kebersihan 14 Masjid di Papan Loe
PT Huadi Nickel Alloy Indonesia Wajibkan Karyawan Sadar K3 Sebagai Tanggung Jawab
Huadi Bantu Pasang Kubah Mesjid Jami Rahmat Desa Borong Loe
Support Apel Siaga Bencana, Dandim 1410 Bantaeng: Terimakasih Huadi Group
Ratusan Bibit Mangrove di Tanam Depan Jetty Huadi Group

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB