Kunci Atasi Kemiskinan Ekstrem dari Abdul Halim Iskandar

- Editor

Sabtu, 2 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar, meresmikan Graha Ahmad Bagdja di Desa Pajawan Kidul, Kuningan, Jawa Barat, Jumat, 1 Oktober 2021. (Foto: Pelopor.id/Kemendes PDTT)

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar, meresmikan Graha Ahmad Bagdja di Desa Pajawan Kidul, Kuningan, Jawa Barat, Jumat, 1 Oktober 2021. (Foto: Pelopor.id/Kemendes PDTT)

Pelopor.id | Jakarta – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar, meresmikan Graha Ahmad Bagdja di Desa Pajawan Kidul, Kuningan, Jawa Barat, Jumat, 1 Oktober 2021.

Dal peresmian itu, Halim Iskandar yang didampingi istrinya Nyai Lilik Umi Nashriyah, bertemu dengan sejumlah Kepala Desa atau yang disebut Kuwu, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Pendamping Desa dan organisasi masyarakat (ormas).

“Dimana-mana selalu saya katakan, Indonesia ada desa dan Desa adalah Indonesia,”

Kepada para Kuwu, Gus Halim panggilan akrabnya menegaskan jika Desa merupakan Kunci pembangunan Indonesia karena desa bakal menopang pembangunan pada tingkatan diatasnya. Oleh sebab itu, Kementerian Desa PDTT sedang berupaya menuntaskan kemiskinan ekstrem menjadi nol persen pada tahun 2024.

“Kuncinya sederhana, kemiskinan ekstrem akan tuntas kalau dilakukan di desa,” tutur Gus Halim berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Pelopor.id, Sabtu, 2 Oktober 2021.

Abdul Halim Iskandar
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar memberikan sambutan daat meresmikan Graha Ahmad Bagdja di Desa Pajawan Kidul, Kuningan, Jawa Barat, Jumat, 1 Oktober 2021. (Foto: Pelopor.id/Kemendes PDTT)

Sebab menurut Mantan Ketua DPRD Jawa Timur tersebut, di desa itu datanya konkrit, riil dan tidak bisa dipalsukan. Bupati Kuningan Acep Purnama pun, sebut Gus Halim, sepakat untuk segera menyelesaikan data desa berbasis SDGs Desa. Selain itu, Mendes PDTT telah menitipkan agar desa dibangun merujuk pada permasalahan yang ada di desa.

“Pemutakhiran data berbasis SDGs Desa di Kuningan sudah sangat bagus dengan mencapai 80 persen. Data itu tinggal di upload di sistem maka data-data itu menjadi milik Pak Kuwu yang lengkap terkait kemiskinan, kesehatan warga, termasuk derajat stunting,” tegas Doktor Honoris Causa dari UNY ini.

Baca Juga :   Israel Serang Palestina, Fadli Zon: PBB Harus Revisi Kendali Akses Al-Aqsa

Jika desa maju maka tingkatan dibatas hingga level Indonesia dipercaya akan semakin maju. “Dimana-mana selalu saya katakan, Indonesia ada desa dan Desa adalah Indonesia,” ucap Gus Halim.

Selanjutnya, Gus Halim juga mengajak pihak lain yang hadir seperti Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Ormas untuk konsolidasi dan kerjasama untuk membangun Indonesia dari desa. Turut hadir Kepala Pusdatin Kemendes PDTT Ivanovich Agusta dan Direktur Pengembangan Kelembagaan Ekonomi dan Investasi FX Nugroho Setijo Negara.

Sebelumnya, Gus Halim bertemu dengan Bupati Kuningan Acep Purnama untuk kordinasikan penyelesaian data SDGs untuk penuntasan kemiskinan ekstrem. Gus Halim saat ini berkeliling ke sejumlah daerah di Jawa Barat untuk menuntaskan program Kemiskinan Ekstrem.[]

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Gandeng Damkar Bantaeng, Huadi Group Gelar Latihan Tanggap Darurat
Didukung Huadi Group dan Pemda Bantaeng, Taekwondo Optimis Raih Medali
AHY di WWF 2024: Masyarakat Dunia Harus Atasi Kelangkaan Lahan dan Air
Warga Bantaeng Akui Gerak Cepat Huadi Group dan Kodim 1410 Lewat Program RTLH
Huadi Group Berbagi Berkah Tiap Jumat, Jemaah Masjid: Alhamdulillah
Kata Adang Daradjatun Soal Sindikat Penjualan Narkoba dalam Kemasan Makanan
Bantu Korban Kebakaran di Sinoa, Huadi Group Salurkan Bantuan
Huadi Group Salurkan Bantuan Korban Banjir dan Longsor Lewat Dinsos Bantaeng

Berita Terkait

Minggu, 23 Juni 2024 - 16:59 WIB

Lirik Lagu Pengen Ini Itu – Vikri And My Magic Friend

Sabtu, 22 Juni 2024 - 01:34 WIB

Bruno Mars Siap Gelar Dua Konser di Jakarta International Stadium

Sabtu, 22 Juni 2024 - 00:43 WIB

Crab Mentality Jadi Tema Utama Single Pengen Ini Itu Milik Vikri and My Magic Friend

Jumat, 21 Juni 2024 - 12:00 WIB

Single Dengarkanlah Milik Anov Blues One Resmi Dirilis

Rabu, 19 Juni 2024 - 22:50 WIB

Lirik Lagu Aku Lelah, tapi Aku Kan Kembali – Aldi Handaling

Jumat, 14 Juni 2024 - 23:42 WIB

Aldi Handaling Bahas Soal Kehidupan di Single Baru Aku Lelah, tapi Aku kan Kembali

Minggu, 9 Juni 2024 - 14:51 WIB

We The Fest 2024 Umumkan Peach Pit dan Marcell di Line Up Fase 3

Rabu, 5 Juni 2024 - 14:49 WIB

Swag Event Kumpulkan Element, Basejam, hingga The Chasmala di Satu Panggung

Berita Terbaru

Proyek musik solo Vikri Rahmat, Vikri and My Magic Friend. (Foto: Reallist Management)

Musik

Lirik Lagu Pengen Ini Itu – Vikri And My Magic Friend

Minggu, 23 Jun 2024 - 16:59 WIB

Musisi blues, Anov Blues One. (Foto: Reallist Management)

Musik

Single Dengarkanlah Milik Anov Blues One Resmi Dirilis

Jumat, 21 Jun 2024 - 12:00 WIB