Taufan Rahmadi Dorong Kemenparekraf Bentuk Kedirjenan Khusus Wisata Halal

- Editor

Kamis, 16 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengamat sekaligus Ahli Strategi Pariwisata Nasional Taufan Rahmadi. (Foto:Pelopor.id/Fb TR)

Pengamat sekaligus Ahli Strategi Pariwisata Nasional Taufan Rahmadi. (Foto:Pelopor.id/Fb TR)

Pelopor.id | Jakarta – Pengamat sekaligus Ahli Strategi Pariwisata Nasional Taufan Rahmadi, mendorong Kementerian Pariwisata dan Ekonomi kreatif (Kemenperekraf) untuk segera mempersiapkan dan membentuk kedeputian khusus untuk menangani wisata halal.

Menurut pria yang berhasil membawa Lombok meraih penghargaan prestisius dunia World Best Halal Tourism Destination ini, negara tetangga seperti Malaysia sudah terlebih dahulu memiliki struktur kedirjenan terkait wisata halal.

“(Layanan) itu tidak hanya terbatas kepada wisatawan muslim ataupun wisatawan nonmuslim saja. Jadi ini bersifat universal, karena sama-sama kita tahu bahwa halal itu esensinya adalah sehat dan bersih.”

“Jadi kalau kita ingin serius ingin membentuk wisata halal, bentuklah kedeputian wisata halal dengan segera yang khusus menggarap wisatawan atau segmentasi wisata halal ini,” tutur Taufan berdasarkan keterangan yang diterima Pelopor.id, Rabu, 15 September 2021.

TR, panggilan akrab Taufan Rahmadi juga menyampaikan bahwa sebagai Quick win dari pada pengembangan wisata halal di Indonesia. Pihaknya mendorong adanya tambahan pasal di dalam Undang-undang Kepariwisataan yang khusus membahas tentang wisata halal ini.

“Saya ulangi sekali lagi, penting untuk segera diinisiasi agar tentang wisata halal ini ada di undang-undang kepariwisataan kita,” tegas team leader Tetebatu di ajang Best Tourism Village UNWTO 2021 ini.

Tak lupa TR menekankan bahwa wisata halal bukanlah sebuah Islamisasi atau jilbabisasi dari sebuah destinasi tetapi murni gaya hidup atau halal lifestyle dan yang terpenting menurutnya, wisata halal tidak akan membunuh wisata konvensional yang sudah ada.

Baca Juga :   Bebas Karantina dan Visa on Arrival Diperluas ke Seluruh Indonesia

“(Layanan) itu tidak hanya terbatas kepada wisatawan muslim ataupun wisatawan nonmuslim saja. Jadi ini bersifat universal, karena sama-sama kita tahu bahwa halal itu esensinya adalah sehat dan bersih,” tandas Taufan. []

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Lomba Desa Wisata Nusantara dan Lomba Literasi Budaya Desa Tahun 2024
Gandeng Damkar Bantaeng, Huadi Group Gelar Latihan Tanggap Darurat
Didukung Huadi Group dan Pemda Bantaeng, Taekwondo Optimis Raih Medali
AHY di WWF 2024: Masyarakat Dunia Harus Atasi Kelangkaan Lahan dan Air
Warga Bantaeng Akui Gerak Cepat Huadi Group dan Kodim 1410 Lewat Program RTLH
Huadi Group Berbagi Berkah Tiap Jumat, Jemaah Masjid: Alhamdulillah
Kata Adang Daradjatun Soal Sindikat Penjualan Narkoba dalam Kemasan Makanan
Bantu Korban Kebakaran di Sinoa, Huadi Group Salurkan Bantuan

Berita Terkait

Rabu, 17 Juli 2024 - 17:19 WIB

Promo Khusus Pelajar dan Mahasiswa, Synchronize Festival 2024 Hadirkan Tiket Student Card

Kamis, 11 Juli 2024 - 19:55 WIB

We The Fest 2024 Edisi Anniversary Siap Digelar di GBK Jakarta

Rabu, 10 Juli 2024 - 23:12 WIB

Satu-satunya di Asia Tenggara, Neck Deep Bakal Manggung di The Sounds Project 7

Rabu, 10 Juli 2024 - 22:35 WIB

Emma Elliot Manggung Bareng Vagetoz dan Sun Of Monday di Swag Event

Jumat, 5 Juli 2024 - 14:55 WIB

Daniel Rumbekwan, Efek Rumah Kaca, hingga VoB Ikut Lokakarya IKLIM

Kamis, 4 Juli 2024 - 21:14 WIB

Bless The Knights Perkenalkan Single Agathos Saat Tur Sulawesi Selatan

Kamis, 4 Juli 2024 - 13:22 WIB

Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Bakal Manggung di Pestapora 2024

Rabu, 3 Juli 2024 - 16:36 WIB

Djakarta Warehouse Project 2024 Bakal Hadir di 13, 14, dan 15 Desember

Berita Terbaru