Edi Kemput Rilis Album Delusi “Kill The Syndrome” Tolak Sindrom Kejayaan Masa Lalu

- Editor

Senin, 13 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Edi Kemput Rilis Album Delusi

Edi Kemput Rilis Album Delusi "Kill The Syndrome" Tolak Sindrom Kejayaan Masa Lalu. (Foto:Pelopor.id/Grass Rock)

Pelopor.id | Jakarta – Gitaris gaek Edi Kemput resmi merilis album solo bertajuk Delusi.. Kill The Syndrome…! pada 22 Juni 2021 lalu. Lewat album berisi delapan lagu instrumental ini, pemain gitar grup band Grassrock itu menolak tunduk pada sindrom kejayaan di masa lalu.

“Sebenarnya album ini lebih kepada apa itu kontrol sosial, kayak ada lagu judulnya Indonesia Berduka, ya Tuhan itu aku melihat banyak kejadian-kejadian yang bisa dibilang memilukan itu.”

“Jadi album ini aku buat tuh karena yang sebagai seorang musisi, aku harus tetap buat karya lagi,” tutur Edi Kemput, berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Pelopor.id, Minggu, 12 September 2021.

Meski dikenal sebagai musisi yang datang dari kancah rock, Edi yang juga merupakan musisi pendamping di berbagai band pengiring justru mengisi album solonya dengan berbagai genre musik, termasuk jazz.

Adapun 8 tembang instrumental yang diracik Edi dalam album ini, masing-masing berjudul Rindu Yang Teramat Dalam, Indonesia Berduka, Joged Dulu, Song for Janna, Yearning for You, Pilihlah AKu … Indonesia !!!. Sunday Noon, dan Wonderfull Silence.

Edi Kemput
Edi Kemput Rilis Album Delusi “Kill The Syndrome” Tolak Sindrom Kejayaan Masa Lalu. (Foto:Pelopor.id/Grass Rock)

“Musik enak kan universal gitu kan, musik ini kan bahasa hati, bahasa ekspresi. Aku ingin mengekspresikan apa yang ada, yang aku lihat,” tegasnya.

Selain sebagai upaya berdamai dengan diri, lewat album barunya ini, Edi berusaha menjadikan musik sebagai alat kontrol sosial. Misalnya, pada tembang Indonesia Berduka, pemilik nama lengkap Tri Witarto Edi Purnomo itu mengaku berusaha menyuarakan fenomena sosial yang ia saksikan sendiri.

“Sebenarnya album ini lebih kepada apa itu kontrol sosial, kayak ada lagu judulnya Indonesia Berduka, ya Tuhan itu aku melihat banyak kejadian-kejadian yang bisa dibilang memilukan itu, dari mulai bencana di Palu yang sangat luar biasa waktu itu, terus menyusul bencana-bencana yang lain,” tandas Edi Kemput.

Baca Juga :   Daur Ulang Single Hanyut dari Legend Bee, Maully Gagola Resmi Bersolo Karier

Saat ini, album solo Edi Kemput bertajuk Delusi.. Kill The Syndrome…! sudah dapat didengarkan di berbagai platform pemutar musik digital. Sedangkan versi fisik album berbentuk CD, bisa didapatkan melalui pemesanan lewat Direct Message (DM) akun Instagram @edi_kemput. []

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Psy dan P Nation Minta Maaf atas Kasus Obat Psikotropika
gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled
Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa
DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre
Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua
Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita
Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta
Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:55 WIB

Psy dan P Nation Minta Maaf atas Kasus Obat Psikotropika

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB