Pengamat: Sufmi Dasco Tidak Suka Buat Gaduh, Cocok jadi Menko Polhukam

- Editor

Minggu, 12 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Politikus Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad. (Foto:pelopor.id/Wikipedia)

Politikus Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad. (Foto:pelopor.id/Wikipedia)

Pelopor.id | Jakarta – Pengamat Politik dari Universitas Jayabaya, Igor Dirgantara mengatakan, Politikus Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad cocok menjadi Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam). Hal ini diungkapkannya menanggapi menanggapi adanya wacana reshuffle Kabinet Indonesia Maju.

“Sebelum memilih menteri sebaiknya dilakukan jejak pendapat atau sayembara kepada masyarakat siapa saja nama-nama yang pantas menjadi menteri.”

“Sufmi Dasco cocok, karena dia tipe yang tidak suka buat gaduh,” tutur Igor Sabtu, 11 September 2021.

Selain itu, Dasco dikenal banyak orang mulai dari tokoh politik, tokoh agama, aktivis mahasiswa, hingga aktivis buruh. Menurut Igor, Dasco juga merupakan salah satu aktor rekonsiliasi antara Joko Widodo (Jokowi) dengan Prabowo Subianto pasca Pilpres 2019.

Adapun tugas-tugas Menko Polhukam antara lain harus menciptakan stabilitas politik dan keamanan untuk menopang pembangunan ekonomi yang terus dijadikan prioritas bagi pemerintah.

“Ke depan urgensi yang penting bagi persoalan Polhukam adalah adalah terorisme, narkoba, keadilan hukum, kesenjangan ekonomi, penyebaran hoaks, penertiban buzzer, penegakan HAM dan pengendalian Covid-19,” tegasnya.

Hal senada diungkapkan Pengamat Politik dari Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie. Ia menilai, nama Dasco sebagai calon Menko Polhukam patut diperhitungkan.

“Karena pengalaman politik dan hukumnya,” kata Jerry.

Meski demikian, siapa layak menjadi menteri adalah hak prerogatif presiden. Tetapi, integritas, komitmen, berkarakter dan tegas merupakan kriteria yang harus dilihat.

“Tentu saja siapapun nama yang disodorkan yang menentukan Presiden Jokowi. Usul saya, sebelum memilih menteri sebaiknya dilakukan jejak pendapat atau sayembara kepada masyarakat siapa saja nama-nama yang pantas menjadi menteri,” tegasnya. []

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Sejak 2015 Pemerintah Kucurkan Rp 400 Triliun untuk Dana Desa, Hasilnya?

Berita Terkait

Klinik Utama GP+ Medical & Paincare Resmi Dibuka di Kebon Jeruk, Jakarta
Bank Jakarta Salurkan Bantuan Untuk Sahabat Disabilitas Binaan YaSDI
Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta
Dorong Transaksi Non Tunai, Bank Jakarta Dukung Sistem Pembayaran pada Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026
Aksi Kolektif Wartawan Musik di KLBB Festival Bagikan Takjil di Program Dari Media Untuk Semua
Portal Berita Reallist Media: Menyajikan Hiburan dan Lifestyle dengan Cara Berbeda
Bank Jakarta Gandeng Jakmania Wujudkan Inklusi Keuangan
Dream Theater Guncang Jakarta dalam Tur Konser 40 Tahun

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:08 WIB

Perpaduan Etnik, Folk, dan Elektronik, Album Jejak Milik MIRZATAMI Resmi Dirilis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:55 WIB

Psy dan P Nation Minta Maaf atas Kasus Obat Psikotropika

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Berita Terbaru

ILustrasi Sepak Bola. (Foto: Istimewa)

Internasional

Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City

Jumat, 12 Jun 2026 - 16:33 WIB