Yasonna Laoly: Korban Tewas Kebakaran Lapas Tangerang Salah Satunya Narapidana Terorisme

Yasonna Laoly
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. (Foto:Pelopor.id/Tribun/Fandi Permana)

Pelopor.id | Jakarta – Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menyebut ada satu korban tewas yang merupakan narapidana terorisme di Lapas Kelas I Tangerang.

“Korban yang meninggal ada 41 orang. Salah satu korban adalah napi tindak pidana terorisme,” tutur Yasonna dalam konferensi pers di Lapas Tangerang, Rabu, 8 september 2021.

“Nah, Lapas Tangerang ini over-kapasitas 400 persen. Penghuni ada 2.072 orang.”

Yasonna juga mengungkapkan, sel yang terbakar itu ditempati 122 narapidana. Sebanyak 73 orang diantaranya mengalami luka ringan dan 8 orang mengalami luka berat. Yasonna pun menyampaikan turut berdukacita untuk para korban.

Bacaan Lainnya

“Karena itu merupakan paviliun yang terdiri dari beberapa kamar, jadi ada 122 orang yang beberapa di antaranya ada narapidana kasus pembunuhan dan terorisme,” ungkapnya.

Sementara kondisi korban kebakaran Lapas Tangerang, disebut sulit untuk diidentifikasi. Untuk itu, Yasonna menginstruksikan kepada jajarannya untuk mengidentifikasi korban tewas bersama tim DVI Polri.

“Tim DVI Polri masih bekerja untuk mengidentifikasi para korban tewas yang saat ini ada di beberapa RS di Kota Tangerang dan RS Polri Kramat Jati,” tandas Yasonna.

Sebelumnya diberitakan, Lapas Kelas I Tangerang mengalami over-kapasitas hingga 400 persen. Diketahui ada 2.072 penghuni yang menempati lapas berusia 42 tahun tersebut.

“Nah, Lapas Tangerang ini over-kapasitas 400 persen. Penghuni ada 2.072 orang,” sebut Yasonna.

Untuk mengidentifikasi, Lapas Kelas I Tangerang mendirikan posko Crisis Center untuk pengumpulan data ante mortem. Data tersebut dibutuhkan tim DVI Polri untuk mengidentifikasi jenazah sesuai dengan cici-ciri fisik yang dimiliki korban.[]

Baca Juga :   KKP dan UNAIR Kerja Sama Pengelolaan Jenis Ikan Dilindungi

Pos terkait