Ahli Waris Korban Meninggal Insiden Margocity dapat Santunan Rp 15 Juta dari Kemensos

0
Ahli Waris Korban Meninggal Insiden Margocity dapat Santunan Rp 15 Juta dari Kemensos
Ahli Waris Korban Meninggal Insiden Margocity dapat Santunan Rp 15 Juta dari Kemensos. (Foto: Pelopor.id/Kemensos)

Pelopor.id | Jakarta – Kementerian Sosial memberikan Santunan Ahli Waris kepada keluarga Novandri, korban meninggal insiden lift jatuh di Margocity, senilai Rp15 juta. Sepekan pasca-musibah terjadi, bantuan diserahkan kepada keluarga di kediamannya di RT 011/RW 01 Kelurahan Cibubur, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu, 28 Agustus 2021.

“Sesuai arahan Menteri Sosial Tri Rismaharini untuk memperhatikan warga yang sedang terkena musibah. Usai proses pendataan dan administasi, hari ini kami datang menyerahkan bantuan santunan sejumlah Rp15 juta. Semoga bisa meringankan beban keluarga almarhum Novandri,” tutur Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial (PSKBS) Harapan Lumban Gaol saat menyerahkan Santunan Ahli Waris kepada Suriaris, orangtua almarhum Novandri.

Ahli Waris Korban Meninggal Insiden Margocity dapat Santunan Rp 15 Juta dari Kemensos
Ahli Waris Korban Meninggal Insiden Margocity dapat Santunan Rp 15 Juta dari Kemensos. (Foto: Pelopor.id/Kemensos)

Almarhum Novandri (30) adalah karyawan sebuah toko roti di Mal Margocity yang mengalami luka berat di bagian kepala kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Universitas Indonesia (RS UI). Ia dinyatakan meninggal dunia pada Minggu, 22 Agustus 2021.

Gaol mengatakan, bantuan ini sebagai bentuk negara hadir untuk membantu warga yang mengalami musibah.

“Kami turut berdukacita dan berdoa semoga bapak sekeluarga kuat dan tabah,” ungkap Gaol kepada keluarga almarhum.

“Usai proses pendataan dan administasi, hari ini kami datang menyerahkan bantuan santunan sejumlah Rp15 juta.”

Selain itu, sejumlah paket sembako juga telah diberikan minggu lalu kepada masing-masing korban luka ringan, luka berat, dan keluarga korban meninggal dunia.

Insiden terjadi di Mal Margocity Depok pada Sabtu, 21 Agustus 2021. Dari hasil penyelidikan Tim Labfor Polres Metro Depok keesokan harinya, diduga terdapat kebocoran pipa gas yang menyebabkan lift barang terjatuh dari lantai 3 ke lantai dasar dan berujung jatuhnya bangunan mal. Akibatnya 6 orang luka ringan, 4 orang luka berat serta 1 orang meninggal dunia.

Sementara hingga Sabtu, 28 Agustus 2021, sebanyak 2 orang atas nama Firdaus (38) dan Randy (39) masih dirawat di RSU Bunda Margonda, sementara yang lainnya telah dipulangkan.

Tak lama setelah insiden, Kemensos langsung menerjunkan Tim Respon Cepat dari Balai, Tagana, dan Pelopor Perdamaian untuk siaga evakuasi dengan menyediakan ambulance dan tim medis serta pendampingan keluarga selama di rumah sakit. []