Mentan SYL: Petani Tidak Lagi Identik dengan Kaki Kotor Berlumpur

Mentan SYL
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo. (Foto: Pelopor.id/Kementan)

Pelopor.id | Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan, dengan teknologi dan mekanisasi, kini petani tidak lagi selalu kotor kakinya. Menurutnya kemajuan sektor pertanian Indonesia ini, terjadi dibawah arahan dan perintah langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Menjadi petani itu tidak lagi identik dengan kaki kotor berlumpur dan panas kena terik matahari. Semua sudah ada teknologi dan mekanisasi.”

Atas dukungan semua pihak, Mentan mengucapkan banyak terima kasih dan diaa berharap ke depan petani muda mampu menguasai semua perlengkapan sistem mekanisasi dan teknologi yang semakin berkembang.

“Sebab menjadi petani itu tidak lagi identik dengan kaki kotor berlumpur dan panas kena terik matahari. Semua sudah ada teknologi dan mekanisasi. Jika kita mau kita bisa, dengan tekad yang kuat kita semua bisa maju,” tuturnya berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Pelopor.id, Sabtu 7 Agustus 2021.

Bacaan Lainnya
Joko Widodo
Presiden Joko Widodo. (Foto:Pelopor.id/Kementan)

Presiden Joko Widodo sebelumnya dalam pembukaan pelatihan petani milenial, mengingatkan bahwa sektor pertanian selama ini adalah sektor yang paling tangguh, dimana pada tahun 2020 pertumbuhannya mencapai 1,75 persen. Sedangkan pada triwulan pertama tahun 2021, sektor pertanian juga tumbuh positif, yakni sebesar 2,95 persen.

“Momentum ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Karena itu kita harus membangun kemandirian pangan Indonesia dan kesejahteraan petani harus bisa meningkat secara signifikan,” sebut kepalaa negara.

Baca Juga :   Jokowi Berharap Perundingan IUAE-CEPA Segera Selesai

Presiden berjanji, pemerintah akan berusaha membuat sektor pertanian menjadi sektor yang menguntungkan, juga sebagai sektor yang mampu meningkatkan kesejahteraan. Oleh sebab itu, petani diharapkan tidak hanya bergerak di hulu atau di on farm saja, melainkan harus masuk ke tahap hilir serta tahap pengolahan pasca panen sampai ke packaging dan trading.

“Justru disitulah keuntungan terbesar yang akan diperoleh. Hal ini juga yang akan memberikan peluang bagi peningkatan kesejahteraan petani. Oleh karena itu manfaatkan akses KUR dari perbankan BRI BNI mandiri dan BPD provinsi dengan baik,” tandasnya.[]

Pos terkait