Uang Donasi Rp 2 Triliun Belum Cair, Polisi Periksa Anak Akidi Tio 9 Jam

bilyet giro Rp 2 triliun
Foto bilyet giro Rp 2 triliun anak Akidi Tio. (Foto: Pelopor.id/Istimewa)

Pelopor.id | Jakarta – Heriyanti, anak bungsu pengusaha asal Aceh Akidi Tio yang sebelumnya menjanjikan dana hibah sebesar Rp 2 triliun untuk penanganan Covid-19 diperiksa Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Selatan, Senin, 2 Agustus 2021.

Setelah diperiksa secara intensif selama 9 jam, Heriyanti akhirnya bisa meninggalkan tempat tersebut pukul 21.59 WIB. Heriyanti keluar gedung didampingi suaminya Rudi Sutadi dan anak laki-lakinya.

“Saya sebagai pemimpin daerah meminta polri menindak tegas siapapun yang membuat kegaduhan, membuat polemik sehingga suasana penanganan Covid-19 ini menjadi terusik.”

Heriyanti bersama keluarga masuk ke dalam mobil penyidik tanpa mengeluarkan sepatah kata pun. Sementara dokter pribadi keluarga mereka, Hardi Darmawan keluar setelah selesai diperiksa pukul 20.17 WIB.

Bacaan Lainnya
Akidi Tio
Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri, bersama Gubernur Sumsel Herman Deru menerima bantuan sebesar Rp 2 triliun dari pengusaha asal Langsa, Aceh Timur untuk dana penanganan Covid-19, Senin (26/7/2021). (Foto: Pelopor.id/Polda Sumsel)

Kabid Humas Komisaris Besar Supriadi, menjelaskan mengapa Heriyanti tidak ditahan usai pemeriksaan. Menurutnya, yang bersangkutan diundang ke Polda Sumsel untuk mengklarifikasi perihal uang bantuan tersebut.

Pasalnya, hingga waktu yang ditentukan, uang tersebut masih belum bisa dicairkan oleh Kapolda Sumsel, Inspektur Jenderal Eko Indra Heri sebagai penerima.

“Saat dicek di Bank Mandiri pulul 14.00 WIB, uang tersebut belum ada sehingga penyidik Ditreskrimum meminta Heriyanti untuk datang dan menjelaskannya,” tutur Supriadi.

Terkait hal ini, Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru dengan tegas meminta Polda Sumsel untuk mengusut tuntas polemik yang disebabkan oleh rencana pemberian bantuan sebesar Rp2 triliun dari Akidi Tio itu. Sebab menurutnya, persoalan ini menambah gaduh situasi penanganan pandemi Covid-19.

Baca Juga :   Menhub Jajal Langsung LRT, Bus dan Angkot di Palembang yang Telah Terintegrasi

Polda Sumsel, menurut Gubernur Sumsel Herman Deru, harus menindak tegas siapapun yang mebuat gaduh, termasuk soal polemik donasi keluarga Akidi Tio.

“Saya sebagai pemimpin daerah meminta polri menindak tegas siapapun yang membuat kegaduhan, membuat polemik sehingga suasana penanganan Covid-19 ini menjadi terusik,” sebut Herman Deru, Senin, 2 Agustus 2021 siang.

Meski Demikian, ia meminta masyarakat bersabar dalam menanggapi situasi ini dan memberikan kesempatan kepada Polda Sumsel untuk menuntaskan kasus ini untuk mengakhiri polemik yang telah terjadi.

Sebelumnya, Akidi Tio ramai diperbincangkan usai rencananya memberikan sumbangan dengan nilai jumbo Rp2 triliun. Bantuan itu secara simbolis disampaikan oleh Direktur Utama RS RK Charitas Palembang Hardi Darmawan kepada Polda Sumsel.

Bahkan, pengacara kondang, Hotman Paris memuji keluarga pengusaha asal Aceh itu yang dinilai sebagai aksi pahlawan yang bergerak saat sekitarnya membutuhkan. Bahkan, Hotman menyebut keluarga Akidi Tio jauh lebih dermawan daripada Bill Gates.

Di sisi lain, juga beredar penampakan bilyet giro dengan nominal tertulis Rp2 triliun milik anak Akidi Tio, Heryanti. Foto bilyet giro seperti dilansir dari terkini.id itu tercatat dalam nomor XL 105226. Diminta pada 2 Agustus 2021, atas nama Heni Kresnowati pada Bank Mandiri. []

Pos terkait