Giant Tutup Permanen di Indonesia, 2.700 Orang Kena PHK

Seluruh gerai ritel Giant di Indonesia resmi tutup permanen mulai hari Minggu (01/08/2021). (Foto: Pelopor/Instagram @margocity)

Pelopor.id | Jakarta – Seluruh gerai ritel Giant di Indonesia resmi tutup permanen mulai hari ini, Minggu (01/08/2021). Hal itu sesuai dengan keputusan PT Hero Supermarket Tbk selaku pengelola, lantaran ingin fokus mengembangkan merek dagangnya yang lain yaitu IKEA, Guardian, dan Hero Supermarket yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan lebih tinggi dibanding Giant.

Perusahaan akan mengubah lima gerai Giant menjadi IKEA, sebagian lainnya dipertimbangkan menjadi gerai Hero Supermarket, dan sisanya ditutup permanen. Seluruh gerai Giant yang ditutup totalnya mencapai 395 unit, sedangkan jumlah karyawan yang di PHK setidaknya ada 2.700 orang. 

Baca juga: Wali Kota dan DPRD Kota Serang Sepakat Perjuangkan Nasib 400 Korban PHK Giant

Bacaan Lainnya

Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kementerian Ketenagakerjaan Indah Anggoro Putri menjelaskan, alasan Giant tutup adalah ketatnya persaingan bisnis dan juga terdampak pandemi Covid-19. “Bahwa penutupan Giant Hypermarket merupakan keputusan bisnis sebagai akibat pandemi Covid-19 dan persaingan usaha, serta melihat potensi pertumbuhan lebih tinggi ke arah brand lain,” katanya dalam keterangan tertulis.

Mengutip laman giant.com.my, gerai ritel ini pertama kali dibangun pada tahun 1944 oleh keluarga Teng Meng Chin di Sentul Pasar, Malaysia, yang kemudian diperluas dengan pembukaan gerai di Pusat Minimarket Teng di Bangsar, pada tahun 1974. Hingga kini, Giant telah menjadi peritel teratas di Malaysia.

Baca juga: Berita Duka, Pabrik Honda Civic Type R Tutup Usia

Setelah sukses di Malaysia, Giant memperluas jaringan ke Singapura dan Indonesia. Khusus di Indonesia, Giant dibesarkan oleh PT Hero Supermarket Tbk (HERO Group), yang awalnya diberi nama Giant Hypermarket. Gerai pertamanya berlokasi di Villa Melati, Tangerang, yang resmi beroperasi tahun 2002. 

Baca Juga :   Alasan Fadli Zon Minta Densus 88 Dibubarkan

Pada 2013, terjadi perubahan identitas dan konsep dari Giant Hypermarket dan Giant Supermarket menjadi Giant Ekstra dan Giant Ekspres. Giant Ekstra ditargetkan menjadi pemimpin pasar dalam harga murah, dengan produk yang lengkap untuk kebutuhan bulanan konsumen. Sedangkan, Giant Ekspres menjadi pemimpin pasar dalam harga murah, dengan pelayanan cepat untuk melayani kebutuhan mingguan. []

Pos terkait