Kejam, Kremasi Jenazah Covid-19 Dikenakan Harga Hingga Rp 80 Juta

- Editor

Rabu, 21 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jusuf Hamka. (Foto:Pelopor/IG @jusufhamka)

Jusuf Hamka. (Foto:Pelopor/IG @jusufhamka)

Pelopor.id | Jakarta – Pengusaha jalan tol dan pemilik PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) Jusuf Hamka mengaku resah dengan kabar adanya oknum-oknum yang membentuk kartel dan menaikkan harga paket kremasi jenazah Covid-19 hingga mencapai Rp80 juta.

“Hati saya gelisah dan marah, karena ternyata krematorium-krematorium tersebut membentuk kartel dan menaikkan harga sampai dengan Rp 20- 50 juta, bahkan sampai dengan Rp 80 juta,” tuturnya melalui video di akun Instagram miliknya @jusufhamka dikutip Pelopor.id Rabu, 21 Juli 2021.

“Tolong laporkan kepada saya dan saya akan bersama-sama dengan saudara-saudara kita umat Kristen, Hindu dan Budha. Kita lawan kartel-kartel yang tidak manusiawi!”

Pembina Yayasan Krematorium Cilincing dan Yayasan Vihara Kim Tek Ie Petak 9 ini, juga menceritakan bahwa dirinya sejak hari Sabtu, 17 Juli 2021 mendengar kabar bahwa saudara-saudara Umat Kristen, Hindu dan Budha telah diperas oleh oknum-oknum krematorium dalam mengkremasi jenazah keluarganya yang meninggal akibat Covid-19.

Jusuf Hamka
Postingan Instagram Jusuf Hamka. (Foto:Pelopor/IG @jusufhamka)

“Ini sungguh di luar nalar saya, kok tega-teganya mereka memeras dari orang-orang yang sedang berduka, Dan mendadak saya teringat, kalau almarhum kakak saya pernah mempercayakan saya sebuah krematorium di Cilincing, maka langsung saya perintahkan pengurus untuk mulai mencoba menerima jenazah ex Covid-19,” sebutnya.

“Dan malam ini, saya umumkan secara resmi, kalau Krematorium Cilincing sudah bisa menerima kremasi untuk jenazah ex Covid-19 dengan biaya Rp 7 juta,” tambahnya.

Lebih lanjut, Jusuf Hamka mengimbau masyarakat untuk melaporkan oknum-oknum yang nakal dan memeras dalam biaya kremasi jenazah meninggal akibat virus Covid-19.

Baca Juga :   Temui Keluarga Stunting di Magetan, Ini Kata Ketua DPR dan Menko PMK

“Tolong laporkan kepada saya dan saya akan bersama-sama dengan saudara-saudara kita umat Kristen, Hindu dan Budha. Kita lawan kartel-kartel yang tidak manusiawi! Bersama kita bisa, semoga Allah SWT senantiasa melindungi dan memberkati kita semua, amiinn ya robbal alaminn,” pintanya.

“Saya selalu ada bersama kalian dan saya akan bantu kalian buat saudara-saudara yang tidak mampu karena sudah tidak manusiawi,” sambungnya. []

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tiket Harga Khusus Synchronize Fest 2024 DiJual Bareng Rilis Video After Movie
Gitaris Abih RV Rilis Album Perdana Bertajuk First Vault
Indonesia Perlu Capai 5 Parameter ini untuk Jadi Negara Maju
Erick Thohir Komentari Penumpang Kereta Cepat Jakarta-Bandung Tembus 1 Juta
Organ Relawan Prabowo-Gibran, ARBI Gelar Dialog Dukung Kampanye Damai
Kerja Bareng Kertabumi, Gatsby Tanam 1000 Pohon Mangrove di PIK
Sejarawan dan Akademisi Desak Presiden Beri Gelar Pahlawan Nasional ke Tuan Rondahaim Saragih
DPR Usul Harga Gas Alam Rumah Tangga Disubsidi Seperti Gas Melon 3 Kg

Berita Terkait

Kamis, 18 April 2024 - 22:50 WIB

Peggy Gou hingga The Adams Masuk Line Up Resmi We The Fest 2024

Kamis, 18 April 2024 - 21:46 WIB

BermusikGitar Gagas Kompetisi Gitar Bertajuk Strings of Glory 2024

Kamis, 4 April 2024 - 19:17 WIB

Politikus Boy Warongan Rilis Single Juang Angan Ciptaan Ade Paloh

Jumat, 29 Maret 2024 - 01:47 WIB

Smash hingga Agnez Mo Bakal Tampil di SOORA Music Festival 2024

Selasa, 19 Maret 2024 - 22:09 WIB

Vokalis Grup Band SORE, Ade Paloh Meninggal Dunia

Jumat, 15 Maret 2024 - 13:22 WIB

Promotor Color Asia Live Boyong Alan Walker Konser di Indonesia

Kamis, 14 Maret 2024 - 04:11 WIB

Terinspirasi Pengalaman Nonton Festival Musik, Vania Abby Lepas Single LouD!

Kamis, 14 Maret 2024 - 01:38 WIB

Gandeng Mustafa DEBU, Indomusik Team Rilis Single Religi Bertajuk IMA

Berita Terbaru