Jakarta – Kementerian Sosial (Kemensos) menerima bantuan 50 unit sepeda untuk anak-anak Papua. Bantuan ini, diberikan oleh Human-Initiative, organisasi kemanusiaan yang fokus pada isu-isu kemanusiaan di bidang pemberdayaan masyarakat, program perlindungan anak, dan manajemen kebencanaan dan tanggap darurat, baik di tanah air maupun luar negeri.
Selanjutnya, Kemensos bakal menyalurkan bantuan tersebut untuk anak-anak di Kabupaten Sarmi, Papua. Menteri Sosial Tri Rismaharini mengungkapkan, mulanya ia melakukan kunjungan ke wilayah tersebut.
Saat itu anak-anak mengungkapkan jauhnya lokasi sekolah sepanjang 7 km. “Mereka harus jalan kaki kalau berangkat ke sekolah. Jadi mereka minta bantuan sepeda,” tutur Mensos berdasarkan keterangan Jumat, (03/06/2022).
Demi memenuhi permintaan itu, mensos mencari cara dan bekerja sama dengan salah satu lembaga sosial kemanusiaan, Human Initiative.
Ia menegaskan, kolaborasi ini ditempuh sebagai bagian dari penghematan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Sehingga anggaran-anggaran APBN tersebut dapat dialokasikan pada bantuan-bantuan lain.
“Kalau saya bisa menghemat APBN, uang sisanya itu bisa kami gunakan untuk yang lain,” ungkap Mensos.
Sementara President Human Initiative Tomy Hendrajati dalam kesempatan yang sama mengungkapkan, permasalahan sosial yang ada di tengah masyarakat tidak dapat hanya dikerjakan sendiri.
Oleh karena itu, kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut. Dengan demikian, masyarakat dan pemerintah akan saling melengkapi.
“Kami juga tadi ibu (Mensos) sudah memberikan penjelasan kira-kira kebutuhan nya apa di masyarakat nanti kita juga mencari kira-kira apa yang bisa kita support,” ucapnya.
Sebelumnya, Human Initiative juga telah memberikan bantuan berupa mesin cuci untuk pengungsi di Lumajang.
“Waktu itu ada sekitar 5 unit ya (mesin cuci), ga banyak. Tapi memang kebutuhan seperti itu,” tandas Tomy. []












