Mensos Bagikan Telur Matang ke Warga Tak Mampu DKI

- Editor

Kamis, 24 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Sosial Tri Rismaharini meninjau langsung aktivitas perebusan dan pengepakan telur yang akan dibagikan kepada masyarakat. (Foto:Pelopor/Kemensos)

Menteri Sosial Tri Rismaharini meninjau langsung aktivitas perebusan dan pengepakan telur yang akan dibagikan kepada masyarakat. (Foto:Pelopor/Kemensos)

Pelopor.id | Jakarta -Menteri Sosial Tri Rismaharini membagikan telur rebus kepada warga tidak mampu, agar kesehatan mereka terjaga di tengah pandemi. Sebelumnya, Mensos meninjau langsung aktivitas perebusan dan pengepakan telur yang akan dibagikan tersebut di tenda Tagana di halaman belakang kantor Kementerian Sosial, Rabu (23/6/2021).

Sebanyak 5.500-an orang menerima masing-masing dua butir telur matang. Telur disalurkan melalui Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) dan RT/RW di sekitar kantor Kemensos, Jalan Salemba Raya. Adapun untuk keperluan memasak, dibantu relawan Tagana sebanyak 30 orang.

“Kami memiliki peralatan memasak sehingga berinisiatif untuk mengolahnya terlebih dahulu, agar siap dikonsumsi karena jika diberikan mentah akan berisiko pecah.”

Mensos mengungkapkan, pandemi telah mengakibatkan banyak masyarakat berkurang pendapatannya. Hal ini membuat mereka tidak mampu menyediakan kebutuhan protein yang justru dibutuhkan untuk melawan serangan virus.

Menteri Sosial Tri Rismaharini
Menteri Sosial Tri Rismaharini meninjau langsung aktivitas perebusan dan pengepakan telur yang akan dibagikan kepada masyarakat. (Foto:Pelopor/Kemensos)

“Pandemi membuat masyarakat kurang mampu tidak bisa mencukupi kebutuhan protein. Oleh karena itu kita bantu masyarakat dengan memberikan bahan makanan dengan asupan tinggi protein, seperti telur untuk meningkatkan daya tahun tubuh,” tutur Mensos.

Mensos menjelaskan, alasan didistribusikan telur dalam keadaan matang kepada masyarakat adalah untuk meminimalisir risiko pecahnya telur tersebut.

“Harus matang. Kalau diberikan kepada masyarakat dalam keadaan mentah nanti beresiko. Dengan mengkonsumsi telur, diharapkan dapat membantu asupan protein dan meningkatkan daya tahun tubuh,” sebutnya.

“Kami memiliki peralatan memasak sehingga berinisiatif untuk mengolahnya terlebih dahulu, agar siap dikonsumsi karena jika diberikan mentah akan berisiko pecah,” sambung Mensos.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Kronologi Pemberian Akta Lahir Anak dengan Nama Terpanjang di Tuban

Berita Terkait

Tiket Harga Khusus Synchronize Fest 2024 DiJual Bareng Rilis Video After Movie
Gitaris Abih RV Rilis Album Perdana Bertajuk First Vault
Indonesia Perlu Capai 5 Parameter ini untuk Jadi Negara Maju
Erick Thohir Komentari Penumpang Kereta Cepat Jakarta-Bandung Tembus 1 Juta
Organ Relawan Prabowo-Gibran, ARBI Gelar Dialog Dukung Kampanye Damai
Kerja Bareng Kertabumi, Gatsby Tanam 1000 Pohon Mangrove di PIK
Sejarawan dan Akademisi Desak Presiden Beri Gelar Pahlawan Nasional ke Tuan Rondahaim Saragih
DPR Usul Harga Gas Alam Rumah Tangga Disubsidi Seperti Gas Melon 3 Kg

Berita Terkait

Kamis, 18 April 2024 - 22:50 WIB

Peggy Gou hingga The Adams Masuk Line Up Resmi We The Fest 2024

Kamis, 18 April 2024 - 21:46 WIB

BermusikGitar Gagas Kompetisi Gitar Bertajuk Strings of Glory 2024

Kamis, 4 April 2024 - 19:17 WIB

Politikus Boy Warongan Rilis Single Juang Angan Ciptaan Ade Paloh

Jumat, 29 Maret 2024 - 01:47 WIB

Smash hingga Agnez Mo Bakal Tampil di SOORA Music Festival 2024

Selasa, 19 Maret 2024 - 22:09 WIB

Vokalis Grup Band SORE, Ade Paloh Meninggal Dunia

Jumat, 15 Maret 2024 - 13:22 WIB

Promotor Color Asia Live Boyong Alan Walker Konser di Indonesia

Kamis, 14 Maret 2024 - 04:11 WIB

Terinspirasi Pengalaman Nonton Festival Musik, Vania Abby Lepas Single LouD!

Kamis, 14 Maret 2024 - 01:38 WIB

Gandeng Mustafa DEBU, Indomusik Team Rilis Single Religi Bertajuk IMA

Berita Terbaru