Mensos Bagikan Telur Matang ke Warga Tak Mampu DKI

Tri Rismaharini
Menteri Sosial Tri Rismaharini meninjau langsung aktivitas perebusan dan pengepakan telur yang akan dibagikan kepada masyarakat. (Foto:Pelopor/Kemensos)

Pelopor.id | Jakarta -Menteri Sosial Tri Rismaharini membagikan telur rebus kepada warga tidak mampu, agar kesehatan mereka terjaga di tengah pandemi. Sebelumnya, Mensos meninjau langsung aktivitas perebusan dan pengepakan telur yang akan dibagikan tersebut di tenda Tagana di halaman belakang kantor Kementerian Sosial, Rabu (23/6/2021).

Sebanyak 5.500-an orang menerima masing-masing dua butir telur matang. Telur disalurkan melalui Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) dan RT/RW di sekitar kantor Kemensos, Jalan Salemba Raya. Adapun untuk keperluan memasak, dibantu relawan Tagana sebanyak 30 orang.

“Kami memiliki peralatan memasak sehingga berinisiatif untuk mengolahnya terlebih dahulu, agar siap dikonsumsi karena jika diberikan mentah akan berisiko pecah.”

Mensos mengungkapkan, pandemi telah mengakibatkan banyak masyarakat berkurang pendapatannya. Hal ini membuat mereka tidak mampu menyediakan kebutuhan protein yang justru dibutuhkan untuk melawan serangan virus.

Bacaan Lainnya
Menteri Sosial Tri Rismaharini
Menteri Sosial Tri Rismaharini meninjau langsung aktivitas perebusan dan pengepakan telur yang akan dibagikan kepada masyarakat. (Foto:Pelopor/Kemensos)

“Pandemi membuat masyarakat kurang mampu tidak bisa mencukupi kebutuhan protein. Oleh karena itu kita bantu masyarakat dengan memberikan bahan makanan dengan asupan tinggi protein, seperti telur untuk meningkatkan daya tahun tubuh,” tutur Mensos.

Mensos menjelaskan, alasan didistribusikan telur dalam keadaan matang kepada masyarakat adalah untuk meminimalisir risiko pecahnya telur tersebut.

“Harus matang. Kalau diberikan kepada masyarakat dalam keadaan mentah nanti beresiko. Dengan mengkonsumsi telur, diharapkan dapat membantu asupan protein dan meningkatkan daya tahun tubuh,” sebutnya.

Baca Juga :   Dari 12 Ribu Jemaah Umrah Belum Ada yang Gunakan Booster Vaksin

“Kami memiliki peralatan memasak sehingga berinisiatif untuk mengolahnya terlebih dahulu, agar siap dikonsumsi karena jika diberikan mentah akan berisiko pecah,” sambung Mensos.[]

Pos terkait