Home / Tak Berkategori

Tidak Punya Penyakit Bawaan, Wan Abud Meninggal Akibat Covid, Kenapa?

- Editor

Sabtu, 19 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fuad Alkhar atau Wan Abud. (Foto:Pelopor/MNC)

Fuad Alkhar atau Wan Abud. (Foto:Pelopor/MNC)

Pelopor.id | Jakarta – Kabar duka kembali menyelimuti dunia entertainment Tanah Air, Komedian Wan Abud, baru saja meninggal dunia di usia 62 tahun akibat Covid-19. Wan Abud tinggal di kawasan Beji, Depok, Jawa Barat.

Logat Arab, jadi ciri khas Wan Abud yang lahir di Jakarta, 10 Januari 1959 itu. Kalimat ‘ente bahlul’, juga menjadi kalimat andalannya. Wan Abud, yang bernama asli Fuad Alkhar, wafat di RS UI pada Jumat (18/6/2021) dini hari. Bintang film yang laris di era 90-an itu dimakamkan di Pemakaman Perigi, Sawangan, Depok.

Wan Abud pernah membintangi sejumlah judul seperti Putri Duyung, Nona Manis (1990) yang dibintangi Meriam Bellina, Catatan Si Boy V (1991), Masuk Kena Keluar Kena (1992), dan masih banyak lagi. Tahun 2015, Wan Abud masih berakting untuk sinetron Emak Ijah Pengen ke Mekah dan film Harim di Tanah Haram.

Wan Abud tidak memiliki anak, sehingga dia hanya tinggal berdua saja dengan istrinya Mimin. Menyusul kematian Wan Abud, Mimin pun langsung melakukan isolasi mandiri di rumah.

Wan Abud
Fuad Alkhar atau Wan Abud (Paling kiri). (Foto:Pelopor/IG @bumidatar)

“Iya (isolasi mandiri),” tutur Mimin di rumahnya dari balik pagar menjaga jarak aman dengan mengenakan masker Jumat (18/6/2021).

Para tetangga pun, tidak ada yang hadir melayat dan Mimin menegaskan bahwa tidak akan ada tahlilan yang digelar di rumahnya.

“Nggak, nggak ada,” sebut Mimin.

Selain itu, sang istri juga menerangkan bahwa suaminya tidak memiliki penyakit komplikasi.

“Nggak ada ya (penyakit bawaan). Semua dicek bagus, jantung, gula darah, fungsi hati dan ginjal bagus,” tegasnya.

Terkait hal ini, pakar geriatri dari Harvard Medical School, Sharo Inouye menjelaskan, meski tak memiliki penyakit komplikasi, bertambahnya usia pasti berdampak pada tubuh. Yakni perubahan pada kemampuan organ tubuh, dimana terjadi penurunan kinerja paru-paru misalnya, bisa meningkatkan risiko lansia meninggal karena Covid-19. []

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Tiongkok Kunci Kota Liburan Sanya untuk Hentikan Wabah Covid

Berita Terkait

Gandeng BliBli, Bank Jakarta Hadirkan Engagement Store di Jakarta Fair 2026
Perpaduan Etnik, Folk, dan Elektronik, Album Jejak Milik MIRZATAMI Resmi Dirilis
Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City
Psy dan P Nation Minta Maaf atas Kasus Obat Psikotropika
Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System untuk Perkuat Ekosistem Kota
gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled
Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa
DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:08 WIB

Perpaduan Etnik, Folk, dan Elektronik, Album Jejak Milik MIRZATAMI Resmi Dirilis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:55 WIB

Psy dan P Nation Minta Maaf atas Kasus Obat Psikotropika

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Berita Terbaru

ILustrasi Sepak Bola. (Foto: Istimewa)

Internasional

Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City

Jumat, 12 Jun 2026 - 16:33 WIB