Pelopor.id | Toyota dipastikan akan gencar menggeluti kendaraan elektrifikasi mulai 2022. Langkah itu juga dilakukan sebagai upaya mendukung program Pemerintah Indonesia mempercepat era elektrifikasi kendaraan bermotor.
“Harapan kami semua line up kami tumbuh bersama masyarakat, kita (Toyota) juga komitmen dengan pemerintah untuk melakukan investasi kepada industri otomotif elektrifikasi, oleh karena itu saya sampaikan kami sudah ada komitmen untuk memproduksi lokal elektrifikasi pada 2022,” kata Marketing Director PT Toyota-Astra Motor Anton Jimmi Suwandy, pada Jumat (29/10/2021).
“Saat ini kami memang masih CBU (completely built up atau didatangkan dari luar negeri), 2022 kami akan lokalisasikan, mudah-mudahan lebih sesuai (harga mobil elektrifikasi Toyota), sehingga bisa disesuai dengan konsumen,” lanjut Anton.
- Baca juga: Volvo Bersiap IPO untuk Danai Proyek Mobil Listrik
- Baca juga: Mercedes-Benz Akan Bangun 8 Pabrik Baterai Mobil Listrik
Tidak hanya mobil listrik, Toyota juga akan terus melahirkan teknologi yang ramah lingkungan. “Jadi, mulai teknologi bahan bakar biasa menambahkan dengan turbo engine dan LCGC, kita punya hybrid yang terus kita tambahkan terus, seperti Camry hybrid yang kami perkenalkan, kita juga punya plug-in hybrid seperti Prius, dan kita juga punya beberapa rencana lain,” ujar Anton.
Selain itu, Anton memastikan Toyota akan terus melahirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen, serta terus meningkatkan investasi di Indonesia.
“Mudah-mudahan ke depannya, komitmen dari Toyota bisa bersama masyarakat konsumen dan pemerintah mengembangkan produk yang ramah lingkungan. Dan tentu saja, pajak karbon ini merupakan momentum yang tepat untuk kembali mempromosikan dan meningkatkan minat masyarakat dan untuk pengembangan teknologi,” ungkap Anton. []












