Pelopor.id – Akulaku Silvrr Indonesia, resmi menjadi pengendali baru Bank Neo Commerce setelah disahkan lewat RUPS luar biasa. Penetapan ini, telah sesuai dengan peraturan perundang-undangan tentang pengambilalihan yang diatur dalam Peraturan OJK tentang Penggabungan, Peleburan, Pengambilalihan, Integrasi dan Konversi Bank Umum.
Tercatat, Akulaku Silvrr Indonesia merupakan bagian dari Akulaku Group yang menyediakan layanan di bidang e-commerce dan keuangan digital terkemuka Asia Tenggara. Akulaku, disokong oleh Grup Alibaba milik crazy rich Tiongkok, Jack Ma.
“Dukungan dari Akulaku ini semakin memperkuat ekosistem digital Bank Neo Commerce dan membuat Bank Neo Commerce memiliki proposisi yang berbeda dibandingkan dengan pelaku industri lainnya.”
Perusahaan ini, telah beroperasi di empat negara, mulai dari Indonesia, Filipina, Vietnam, dan Malaysia. Akulaku menargetkan pasar negara berkembang dengan kelompok konsumen yang kurang terlayani tetapi berkredibilitas dengan pertumbuhan cepat.
Direktur Utama Bank Neo Commerce, Tjandra Gunawan meyakini, kolaborasi ini akan semakin intensif dan erat juga akan menjadi sebuah kekuatan tersendiri yang menghadirkan berbagai inovasi berkelanjutan.
Pengalaman Akulaku dalam sisi lending, menjadi nilai tambah bagi Bank Neo Commerce sebagai bank digital sejalan dengan upaya mereka untuk memperkuat sisi lending di akhir tahun ini hingga tahun mendatang.
- Baca juga : Summarecon Gandeng Sumitomo Forestry Kembangkan Hunian Mewah di Makassar
- Baca juga : OJK Dirikan Task Force Keuangan Berkelanjutan Sektor Jasa Keuangan
“Dukungan dari Akulaku ini semakin memperkuat ekosistem digital Bank Neo Commerce dan membuat Bank Neo Commerce memiliki proposisi yang berbeda dibandingkan dengan pelaku industri lainnya,” tutur Tjandra, Jumat (8/10/2021).
PT Akulaku Silvrr Indonesia saat ini memegang 24,98% saham Bank Neo Commerce, PT Gozco Capital Indonesia sebesar 16,53%, Yellow Brick Enterprise Ltd sebesar 11,10%, Rockcore Financial Technology Co. Ltd sebesar 6,12% dan sisanya dipegang masyarakat sebesar 41,27%. []












