Pelopor.id – Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, keberhasilan Program Kartu Prakerja sangat bergantung kepada bagaimana penerimanya memanfaatkan pelatihan yang ada.
Hal ini disampaikannya saat berbincang langsung dengan para alumni Program Kartu Prakerja di kawasan kuliner Karangmloko, Yogyakarta.
“Program Kartu Prakerja ini akan diteruskan tahun depan,”
Oleh sebab itu, Menko Airlangga mengajak seluruh penerima Kartu Prakerja agar menggunakan kesempatan ini untuk skilling, upskilling, dan reskilling.
Hadir dalam acara tersebut para alumni dari berbagai bidang, mulai dari pemandu wisata, staf Tata Usaha di sebuah sekolah, pengajar lepas secara online, pekerja lepas pada sektor industri kreatif, karyawan perusahaan fintech, kuliner dan pemasaran digital.

Para alumni Program Kartu Prakerja di Yogyakarta ini membuktikan bahwa sertifikat dan manfaat yang didapat dari Program Kartu Prakerja tidak hanya bisa digunakan untuk berwirausaha tetapi juga bisa mendukung karir bagi mereka yang bekerja sebagai staf atau karyawan.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyaluran KUR dari Bank BNI kepada debitur yang merupakan alumni Program Kartu Prakerja. “Program Kartu Prakerja ini akan diteruskan tahun depan,” tutur Menko Airlangga, Jumat,8 Oktober 2021.
- Baca juga : Menko Airlangga Harap Monash University Bentuk Generasi Muda RI Berdaya Saing Tinggi
- Baca juga : Menko Airlangga: Industri Kopi Berperan Besar dalam Penyerapan Tenaga Kerja
Sejak pertama kali program Kartu Prakerja diluncurkan pada tahun 2020 lalu sebanyak 75 juta orang telah mendaftar dan telah menjangkau peserta di 514 Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia.
Dalam program ini, Pemerintah telah menyalurkan insentif sebesar 13,36 triliun rupiah pada tahun 2020 dan sebesar 9,42 triliun rupiah sepanjang 20221 hingga Oktober 2021 ini.[]












