Pelopor.id | Jakarta – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, bersama pemerintah daerah Sulawesi Selatan dan sejumlah stakeholder terkait, mencanangkan #TorajaPariwisataBangkit untuk memulihkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Toraja dan Sulawesi Selatan dengan mengedepankan tiga pilar utama yakni adaptasi, inovasi, dan kolaborasi.
“Toraja memiliki produk ekonomi kreatif berkelas dunia yaitu kopi dan juga tenun. Selain itu, juga ada seni pertunjukkan dan wisata religi.”
Pencanangan #TorajaPariwisataBangkit dilakukan di puncak acara “Toraja and Beyond Tourism Week”, Minggu, 3 Agustus 2021 di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta.
“Toraja and Beyond Tourism Week” yang berlangsung sejak 30 September lalu merupakan hasil kerja sama antara Kemenparekraf, Pemprov DKI Jakarta, MRT Jakarta, Pemerintah Daerah Sulawesi Selatan, serta Toraja Tourism Board, untuk mempromosikan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif Sulawesi Selatan, khususnya Toraja.
“Mari terus berkarya, berkontribusi dan berprestasi dengan semangat 3G yaitu ‘gercep’ gerak cepat, ‘geber’ gerak bersama, dan ‘gaspol’ garap semua potensi agar membuka lapangan kerja seluas-luasnya,” tutur Menparekraf Sandiaga Uno.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang; Direktur Utama PT. MRT Jakarta, William Sabandar; serta Ketua Umum Toraja Tourism Board, Panca R. Sarungu.
- Baca juga : KaTa Kreatif Hadir di Palembang, Sandiaga Uno: Selamatkan Para Ibu-Pahlawan Pencipta Lapangan Kerja
Menparekraf Sandiaga mengatakan, Toraja merupakan salah satu ikon pariwisata Indonesia. Kekayaan alam, budaya serta produk ekonomi kreatifnya menjadikan Toraja menjadi destinasi favorit wisatawan, baik nusantara maupun mancanegara.
Namun, sama seperti destinasi lain di tanah air, pandemi COVID-19 memberikan dampak yang cukup besar bagi pariwisata dan ekonomi kreatif di Toraja.
“Toraja memiliki produk ekonomi kreatif berkelas dunia yaitu kopi dan juga tenun. Selain itu, juga ada seni pertunjukkan dan wisata religi. Jadi menurut saya Toraja ini sangat lengkap sebagai satu destinasi yang patut dikunjungi oleh wisatawan baik wisatawan nusantara maupun mancanegara,” ungkap Menparekraf.
- Baca juga : Pesan Sandiaga Uno Pada Hari Batik Nasional
“Toraja and Beyond Tourism Week” sendiri merupakan bagian dari rangkaian acara menuju Pesta Kesenian Toraja yang akan diadakan pada tanggal 17 hingga 23 Oktober mendatang.
Kegiatan ini merupakan mini eksibisi yang menghadirkan UMKM khas daerah Toraja, promosi paket wisata, serta menghadirkan berbagai seni tari dan kebudayaan khas. Para pengunjung juga berkesempatan melihat langsung proses menenun dari komunitas UMKM. []












