Albert Tanabe Usung Trilogi Musik Emosional di EP Pendar di Matamu

- Editor

Rabu, 17 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyanyi dan penulis lagu asal Indonesia, Albert Tanabe. (Foto: Istimewa)

Penyanyi dan penulis lagu asal Indonesia, Albert Tanabe. (Foto: Istimewa)

Jakarta – Dalam dunia musik yang kerap dipenuhi oleh lirik-lirik klise, Albert Tanabe hadir sebagai sosok yang menawarkan kejujuran dan kedalaman. Melalui EP perdananya Pendar di Matamu yang dirilis pada 6 Desember 2025, ia menyuguhkan karya yang sarat emosi dan narasi personal.

Mini album ini terdiri dari tiga lagu utama dan satu versi extended. Masing-masing lagu dirancang sebagai bagian dari satu cerita cinta yang kompleks.

“Saya ingin menyampaikan bahwa cinta tidak selalu tentang bahagia. Ada luka, ada perpisahan, tapi juga ada harapan,” tutur Albert Tanabe dalam sesi konferensi pers di Jakarta.

Lagu Walau Tuk Sementara menjadi pusat perhatian dalam EP ini. Dengan aransemen yang lembut namun menghujam, lagu ini menggambarkan perasaan kehilangan yang mendalam. Video klip lagu Pendar di Matamu yang dirilis pada 11 Desember, memperlihatkan visualisasi yang menyayat hati, memperkuat pesan yang ingin disampaikan.

Albert mengaku bahwa proses kreatif EP ini sangat personal. Ia menulis dan menyusun lagu-lagu tersebut selama satu tahun, menjadikannya sebagai ruang refleksi atas pengalaman pribadinya.

“Ini bukan hanya tentang cinta, tapi juga tentang bagaimana kita berdamai dengan luka,” katanya.

Sebelum merilis EP ini, Albert telah dikenal lewat lagu-lagu seperti Not the Time to Say Goodbye dan Tomorrow I’ll Be Gone. Karya-karya tersebut menunjukkan konsistensinya dalam mengangkat tema-tema emosional yang dekat dengan kehidupan banyak orang.

Tak hanya itu, kolaborasinya dengan musisi seperti Denny Chasmala dan Eross Candra menunjukkan bahwa Albert mampu menjalin koneksi musikal lintas generasi. Namun, dalam Pendar di Matamu, ia memilih untuk berdiri sendiri, menandai fase baru sebagai musisi independen yang lebih bebas berekspresi.

Kini, seluruh materi dalam EP Pendar di Matamu milik Albert Tanabe telah tersedia di berbagai platform musik digital. []

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Lindee Cremona Ungkap Doa Tulus untuk Ayah di Single Senyum Papa

Berita Terkait

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita
Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta
Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian
Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita
Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2
Westlife Bakal Konser di GBK, Rayakan HUT ke-25 Bareng Fans Jakarta
Video Klip Baru Wen & the Wknders: “(Tak Mungkin) Mencari Penggantimu”
Komposer Andal Indonesia, James F. Sundah Meninggal Dunia
Penyanyi dan penulis lagu asal Indonesia, Albert Tanabe, resmi meluncurkan EP perdananya bertajuk Pendar di Matamu.

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:51 WIB

Video Klip Baru Wen & the Wknders: “(Tak Mungkin) Mencari Penggantimu”

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:51 WIB

Komposer Andal Indonesia, James F. Sundah Meninggal Dunia

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:41 WIB

Sheila on 7 Persembahkan Lagu Sederhana untuk Sheilagank

Berita Terbaru

Penyanyi remaja, Lindee Cremona. (Foto: Istimewa)

Musik

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB