Sabarian dan Sujar Band Bawa Nostalgia di Main-Main di Cipete Vol 26

- Editor

Rabu, 17 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumentasi Main-Main di Cipete Vol 26. (Foto: I Wayan Bagiartana)

Dokumentasi Main-Main di Cipete Vol 26. (Foto: I Wayan Bagiartana)

Jakarta – Senin malam di Cipete kembali menjadi panggung bagi suara-suara yang tak biasa. Tepatnya pada 15 September 2025, Main-Main di Cipete edisi ke-26 digelar di Casatopia Cafe, menghadirkan lima musisi dengan karakter musikal yang tak seragam dan justru di sanalah letak kekuatannya.

Tanpa tiket masuk dan terbuka untuk siapa saja, acara ini tetap setia pada semangatnya: menjadi ruang tumbuh bagi musik alternatif dan komunitas yang mendukungnya.

Dipandu oleh Eno Suratno Wongsodimedjo dan Qenny Alyanno, dua host yang telah menjadi wajah akrab sejak edisi pertama, Main-Main di Cipete menawarkan lebih dari sekadar pertunjukan, dia adalah perayaan kejujuran dalam bermusik.

Reza Miranda membuka malam dengan lagu-lagu dari EP 1994, seperti HTS dan Wajar, yang berbicara tentang relasi dan pencarian makna. Musiknya tenang, tapi sarat perenungan.

Sabarian menyusul dengan Detik Menit, lagu yang sempat viral karena liriknya yang menyentuh dan aransemen yang sederhana namun kuat.

Sujar Band membawa penonton ke masa lalu lewat Ku Akui dan Malaikat Tak Bersayap, lalu mengajak kembali ke masa kini dengan Memilih Dimiliki.

Nostalgia bertemu dengan orisinalitas, dan penonton menyambutnya dengan hangat. Tirta Adilla, yang dulu dikenal sebagai vokalis Drive, tampil solo dengan Reinkarnasi, lagu yang sunyi namun dalam, tentang kehilangan dan harapan akan pertemuan kembali.

Malam ditutup oleh Mia Ismi, satu-satunya wakil Indonesia dalam proyek global The World Album.

Ia membawakan Main Cantik (Dangerous Game), lagu bilingual dengan aransemen dark pop dan biola bambu yang eksperimental. Penampilannya menjadi penutup yang tak biasa, sekaligus penanda bahwa Main-Main di Cipete tak pernah takut untuk melangkah keluar dari pakem.

Baca Juga :   Main-Main di Cipete Edisi 16 Hadirkan Alvin Wardiman, Adnan Nanda, El Michael, dan Syauqi Destanika

Edisi ke-26 ini kembali menegaskan bahwa Cipete bukan hanya tempat, tapi juga atmosfer. Di sana, musik bukan sekadar hiburan, melainkan medium untuk menyampaikan yang tak bisa diucapkan. Dan Main-Main di Cipete adalah ruang di mana semua itu diberi panggung. []

Facebook Comments Box

Berita Terkait

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled
Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa
DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre
Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua
Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita
Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta
Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian
Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita
Gelaran musik mingguan Main-Main di Cipete kembali menyapa penikmat musik independen Jakarta pada Senin malam, 15 September 2025.

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB