Besar Pajak Daripada Tiang, Single Respons Rachun buat Kebijakan Pemerintah

- Editor

Selasa, 14 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Grup band rock, Rachun. (Foto: Istimewa)

Grup band rock, Rachun. (Foto: Istimewa)

Jakarta – Satuan rock beranggotakan Firas (bass/vokal), Yudhis (gitar/vokal), dan Ode (drum), Rachun kembali melepas karya musik berupa single bertajuk Besar Pajak Daripada Tiang. Lagu ini, mengusung kritik terkait kebijakan pemerintah dalam liriknya.

Single Besar Pajak Daripada Tiang dirilis pada 1 Januari 2025, bertepatan dengan mulai berlakunya kenaikan ppn, ketika pemerintah juga mengeluarkan revisi yang justru membuat masyarakat makin bingung.

“Ketika sedang mengerjakan lagu ini, saya dan Firas lagi sering nongkrong dengan Bhaga (@fullmoonfolks). Kami lalu meminta kesediaan beliau untuk menyertakan karya fotografinya sebagai sampul “besar pajak daripada tiang”. Dan, terjadilah, maka terjadilah,” ucap Yudhis.

“Sebaiknya kita tidak berhenti di sini saja, masih banyak yang harus dipantau pada 2025: asuransi wajib kendaraan bermotor, naiknya iuran BPJS kesehatan, bertambahnya tarif KRL, pemotongan upah untuk dana tambahan pensiun, dan Tapera,” ujar Firas.

Para personel Rachun mengatakan bahwa single Besar Pajak Daripada Tiang dibuat sebelum wacana kenaikan pajak 12 persen diumumkan.

“Bagi kami, rasanya pajak memang sudah mencekik, ditambah lagi sekarang persentasenya naik. Pemerintah sudah meluruskan bahwa kenaikan pajak ini hanya berlaku untuk barang dan jasa premium,” ucap personel Rachun.

“Tapi, rasanya kita tidak seharusnya senang benderang sepenuhnya dengan pernyataan itu. Baik proses produksi maupun distribusi, semuanya rentan terhadap kenaikan harga,” tutur mereka.

Dengan kalkulasi inflasi dan kenaikan pajak, lanjut merka, lembaga riset ekonomi Center of Economic and Law Studies (Celios) memprediksi pelonjakan pengeluaran 3 kelompok masyarakat setiap bulannya: penduduk miskin sebesar Rp101.880, penduduk rentan miskin sebesar Rp153.871, dan penduduk kelas menengah sebesar Rp354.293.

Saat ini, single Besar Pajak Daripada Tiang milik Rachun sudah bisa didengarkan di berbagai platform pemutar musik digital. []

Facebook Comments Box
Baca Juga :   The Smashing Pumpkins Umumkan Rencana Konser di Jakarta

Berita Terkait

Psy dan P Nation Minta Maaf atas Kasus Obat Psikotropika
gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled
Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa
DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre
Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua
Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita
Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta
Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:55 WIB

Psy dan P Nation Minta Maaf atas Kasus Obat Psikotropika

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB