Langkah KKP Kembangkan Budidaya Rumput Laut untuk Tingkatkan Ekspor

- Editor

Kamis, 28 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelopor.id | Jakarta – Rumput laut merupakan satu dari komoditas unggulan ekspor di samping udang, kepiting, dan lobster. Pengembangan budidaya 4 komoditas unggulan di pasar global tersebut adalah salah satu program prioritas KKP tahun 2022-2024.

Untuk itu, perlu peningkatan kapasitas masyarakat pembudidaya rumput laut untuk peningkatan produksi di pasar global. Sebab, komoditas ini memiliki nilai ekonomi tinggi yang ditunjukkan dengan volume ekspor tahun 2020 sebesar 195.574 ton dengan nilai mencapai USD279,58 juta.

Produktivitas rumput laut, setiap tahunnya juga terus mengalami peningkatan, terlebih untuk volume ekspor rumput laut. Menurut data statistik.kkp.go.id, volume rumput laut di pasar ekspor tahun 2021 meningkat menjadi 225.612 ton dengan nilai mencapai USD345,11 juta. Tak heran Indonesia menjadi produsen rumput laut kedua setelah Tiongkok.

Pada 22-23 Juli 2022, KKP melalui Badan Riset Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) menggelar Pelatihan Budidaya Rumput Laut Eucheuma cottonii di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, secara blended learning.

Pelatihan diberikan oleh Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Bitung di bawah supervisi Pusat Pelatihan dan Penyuluhan Kelautan dan Perikanan (Puslatluh KP) BRSDM kepada 300 peserta yang berasal dari pelaku utama budidaya rumput laut.

Kepala BRSDM I Nyoman Radiarta menyampaikan, materi yang diajarkan antara lain pemilihan lokasi, penyiapan bibit rumput laut, pemeliharaan, pengendalian hama penyakit, dan pemanenan rumput laut.

“Rumput laut menjadi salah satu komoditas ekspor yang diunggulkan, oleh karena itu produktivitasnya selalu ditingkatkan. Ditambah saat ini, terdapat perkembangan permintaan pasar global dari negara lain. Mamuju ini potensi sumber daya alamnya sangat besar, salah satunya adalah rumput laut jenis Euchema cottonii. Harapannya dengan adanya pelatihan ini, dapat mengolah sumber daya alam yang luar biasa tersebut untuk meningkatkan perekonomian daerah,” sebutnya Kamis, (28/07/2022).

Hal senada juga dinyatakan oleh Kepala Puslatluh KP Lilly Aprilya Pregiwati. Ia mengatakan, rumput laut Eucheuma cottonii memiliki berbagai keunggulan tersendiri. Dengan demikian diharapkan para peserta dapat memanfaatkan pelatihan ini sebaik-baiknya.

“Eucheuma cottonii ini punya banyak keunggulan antara lain mudah dibudidayakan, masa budidaya yang singkat, biaya operasionalnya yang tidak terlalu besar, tidak merusak lingkungan, dan mudah dipasarkan,” ucap Lilly.

Baca Juga :   Mengapa Perlu Mengkonsumsi Rumput Laut?

“Bandingkan dengan proses budidaya yang sudah Bapak dan Ibu lakukan dan jangan ragu untuk bertanya. Salah satu yang harus ditanyakan kepada pelatih adalah cara menanggulangi penyakit ice-ice pada rumput laut. Harapannya, nanti Bapak dan Ibu bisa membudidayakan Eucheuma cottonii ini dengan perkembangan teknologi terkini,” sebutnya.

Apresiasi juga datang dari Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Suhardi Duka yang menginisiasi pelatihan ini. Ia mengatakan, Mamuju memiliki potensi rumput laut yang sangat besar, namun ia mengingatkan akan hama penyu yang berpotensi mengurangi hasil panen rumput laut. Adapun solusi ramah lingkungan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan memasang jaring pada wilayah budidaya rumput laut.

“Harapannya para peserta bisa mendengarkan dengan baik supaya dapat menambah pengetahuan dalam rangka memajukan pengelolaan rumput laut daerah Mamuju,” sebut Suhardi.

Apresiasi juga datang dari Pemerintah Daerah setempat. Sebagaimana disampaikan Bupati Kabupaten Mamuju Sitti Sutinah, pihaknya menyampaikan apresiasi tinggi dan terima kasih atas penyelenggaraan pelatihan ini.

“Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada pihak yang telah membuat acara ini terwujud serta Bapak Suhardi Duka atas perhatiannya. Saya berharap masyarakat Mamuju dapat memanfaatkan apa yang diberikan. Pelatihan ini tentu akan sangat bermanfaat untuk meningkatkan produktivitas rumput laut,” sebutnya.

Tak lupa, segenap elemen masyarakat juga menyambut pelatihan ini dengan penuh semangat. Hal itu disampaikan oleh para peserta, salah satunya Erna. Ia menyatakan suka citanya telah menjadi peserta dalam pelatihan tersebut.

“Terima kasih atas kesempatannya untuk mengikuti pelatihan ini. Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi saya karena saya jadi lebih tahu bagaimana cara mengelola dan membudidayakan dengan baik,” kata Erna.

Pelatihan tersebut selain mendukung program prioritas KKP juga untuk menjalankan arahan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono yang mendorong peningkatan produksi rumput laut.

Menurut Menteri Trenggono, potensi rumput laut sangat besar, namun pemanfaatannya belum optimal. Karena itu, BRSDM melakukan penyiapan SDM unggul salah satunya melalui pelatihan untuk mendukung upaya peningkatan budidaya rumput laut tersebut. []

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Aston Villa Siap Panaskan GBK Lawan Indonesia All Stars
Klinik Utama GP+ Medical & Paincare Resmi Dibuka di Kebon Jeruk, Jakarta
Bank Jakarta Salurkan Bantuan Untuk Sahabat Disabilitas Binaan YaSDI
Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta
Dorong Transaksi Non Tunai, Bank Jakarta Dukung Sistem Pembayaran pada Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026
Aksi Kolektif Wartawan Musik di KLBB Festival Bagikan Takjil di Program Dari Media Untuk Semua
Portal Berita Reallist Media: Menyajikan Hiburan dan Lifestyle dengan Cara Berbeda
Bank Jakarta Gandeng Jakmania Wujudkan Inklusi Keuangan

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:04 WIB

Billboard “Welcome To The” Muncul di Bundaran HI, Publik Kaitkan dengan Guns N’ Roses

Senin, 22 Juni 2026 - 00:55 WIB

Ini Lirik Lengkap Lagu Anakmu Slalu Cinta Milik Lindee Cremona

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:05 WIB

Duo Antonia Resmi Rilis Mini Album Suara Hati

Minggu, 21 Juni 2026 - 02:08 WIB

Kolaborasi Enerjik Roni Joni, Rycko Ria, dan Naomi Ivo Lahirkan Dopamine (Bukan Haluuu)

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:39 WIB

Anakmu Slalu Cinta Jadi Single Terbaru Lindee Cremona

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:07 WIB

Jakarta Indiesphere 2026: Melting Pot Kreativitas Indie Ibu Kota

Kamis, 18 Juni 2026 - 00:49 WIB

James F. Sundah Foundation Luncurkan Beasiswa Riset Hak Cipta

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:08 WIB

Konser Janji Suci 25 Tahun Yovie & Nuno Rayakan Seperempat Abad Berkarya

Berita Terbaru

Tim sepakbola Aston Villa bakal bertanding melawan Indonesia Allstar pada Agustus 2026. (Foto: Istimewa)

Nasional

Aston Villa Siap Panaskan GBK Lawan Indonesia All Stars

Selasa, 23 Jun 2026 - 00:59 WIB

Grup musik, Duo Antonia. (Foto: Istimewa)

Musik

Duo Antonia Resmi Rilis Mini Album Suara Hati

Minggu, 21 Jun 2026 - 23:05 WIB