Pink Floyd Dikabarkan Jual Katalog Musik, Incar USD 500 Juta

- Editor

Sabtu, 25 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Band rock Inggris Pink Floyd. (Foto: Pelopor.id/Twitter @pinkfloyd)

Band rock Inggris Pink Floyd. (Foto: Pelopor.id/Twitter @pinkfloyd)

Jakarta | Anggota band rock Pink Floyd mencari setidaknya USD 500 juta dalam kesepakatan untuk katalog musik mereka, yang akan menjadi salah satu penjualan terbesar dalam sejarah musik. Hal itu diungkapkan oleh orang-orang yang mengetahui pembicaraan tersebut.

Sumber yang tidak ingin disebutkan identitasnya menyebutkan bahwa grup band yang terkenal dengan hits seperti “Money” dan “Comfortably Numb” itu menjual katalog rekaman dan penulisan lagunya, serta kekuatan untuk membuat merchandise band. Namun, Patrick McKenna, yang mewakili Pink Floyd dalam proses tersebut, tidak berkomentar.

Mengutip Bloomberg, disebutkan bahwa McKenna telah menyaring daftar pembeli potensial menjadi empat nama, termasuk Warner Music Group Corp, Sony Music Entertainment dan BMG. Untuk diketahui, Sony dan Warner sudah mendistribusikan sejumlah lagu Pink Floyd.

Pink Floyd telah merilis sejumlah rekaman paling populer yang pernah ada, termasuk “Dark Side of the Moon” dan “The Wall,” dua album yang mendefinisikan musik di tahun 1970-an. Band rock Inggris ini telah menjual 75 juta rekaman di Amerika Serikat (AS), yang ke-10 terbanyak dari artis mana pun, menurut Asosiasi Industri Rekaman Amerika.

Banyak musisi terkenal telah menjual katalog lagu dalam beberapa tahun terakhir, memanfaatkan minat dari perusahaan musik dan perusahaan keuangan.

Salah satunya adalah Bob Dylan yang menjual rekamannya ke Sony Music dalam kesepakatan yang diperkirakan bernilai lebih dari USD 150 juta, dan katalog lagunya ke Universal Music dalam kesepakatan antara USD 200 juta dan USD 300 juta.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   HIMM, Proyek Solo Himawan Darma Rilis Album Selamanya

Berita Terkait

Didukung R. Heri Santoso, Wongalas Rilis Album Dari Rakjat Oleh Rakjat Oentoek Rakjat
Festival Glenn Fredly Kembali Ke Timur Suguhkan Musik Lintas Generasi di Jakarta
Lesti Kejora Jadi Kolaborator di Konser 30 Tahun UNGU
Hadirkan King Nassar, PRSU 2026 Gabungkan Musik, Budaya, dan Identitas Sumatera Utara
Keyboardis Hengkang, Band Indie Jalesdeva Rilis Pengumuman
Porosatas Buka Babak Baru Lewat No Love! (Alternate Version) Bareng Yuke Sampurna
Kohi Sekai Hadirkan Semangat Bangkit dan Bertahan di Album Future
Donne Maula Rilis Harum, Lagu Tentang Alasan Tetap Berjuang

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:41 WIB

Boikot FIFA, UEFA Nyatakan Piala Dunia Tidak untuk Dijual

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:40 WIB

Langgar Privasi, TikTok dan Apple Kena Denda di Korea Selatan

Senin, 20 Juli 2026 - 17:58 WIB

Bicara Persatuan di Piala Dunia 2026, Tom Cruise Tuai Kritik Pedas

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:33 WIB

Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City

Kamis, 9 Oktober 2025 - 22:00 WIB

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence

Jumat, 10 Mei 2024 - 19:58 WIB

Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang

Minggu, 28 April 2024 - 13:46 WIB

Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic

Minggu, 4 Juni 2023 - 18:03 WIB

Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal

Berita Terbaru

Logo Organisasi sepak bola negara-negara Eropa UEFA. (Foto: Istimewa)

Internasional

Boikot FIFA, UEFA Nyatakan Piala Dunia Tidak untuk Dijual

Jumat, 31 Jul 2026 - 17:41 WIB

Ilustrasi aplikasi JakOne dari Bank Jakarta. (Foto: Istimewa)

Ekonomi Bisnis

JakOne Mobile Antar Bank Jakarta Raih Digital Excellence Awards 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 17:27 WIB