Omicron Terkendali, Pemerintah Buka Bandara Internasional Yogyakarta, Medan, dan Makasar

- Editor

Senin, 4 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Pesawat di Bandara. (Foto: Tantri Lestari)

Ilustrasi Pesawat di Bandara. (Foto: Tantri Lestari)

Jakarta – Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan bahwa kapasitas penerbangan internasional Indonesia masih jauh dari normal. Oleh sebab itu, Pemerintah kembali membuka bandara internasional.

“Pemerintah akan melakukan langkah-langkah di antaranya membuka bandara internasional di antaranya Yogyakarta, Medan dan Makasar,” tuturnya dalam keterangan Pers terkait Hasil Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada Senin, (04/04/2022).

Pernyataan ini seiring dengan terkendalinya varian covid-19, Omicron di Tanah Air berdasarkan data-data secara nasional. Adapun dalam waktu kurang dari tiga bulan kasus harian telah menurun sangat tajam hingga 97 persen dari puncak kasus yang disebabkan varian Omicron. Selain itu, kasus aktif secara nasional juga turun hingga 83 persen dari puncak kasus yang lalu, saat ini sudah berada di bawah 100 ribu.

Sementara berdasarkan data Global Normalcy Index yang dikeluarkan majalah the Economist, nilai Indonesia saat ini berada di angka 68 dari 100 sebagai kondisi normal. Nah, menurut Menko Luhut, salah satu yang masih harus diperbaiki adalah kapasitas penerbangan internasional yang masih jauh dari normal.

Bandara
Ilustrasi ruang tunggu bandara. (Foto: Freepik)

Untuk itu, Selain membuka bandara internasional seperti Bandara Yogyakarta, Medan dan Makasaar, pemerintah juga akan terus merelaksasi kebijakan visa hingga mendekati aturan sebelum pandemi.

“Aturan entry test PPLN masuk Indonesia juga akan kita relaksasi, sehingga jumlah penerbangan yang 4 masuk dapat meningkat tanpa menyebabkan penumpukan di bandara.Untuk detail mengenai hal ini masih akan dibahas dan diputuskan. Dan akan segera berlaku apabila SE Satgas telah dikeluarkan,” ungkap Menko Luhut.

Ia juga menegaskan, bahwa penggunaan Peduli Lindungi dan vaksinasi masih menjadi alat utama untuk menjaga peningkatan kasus Covid-19 di tengah pemulihan ekonomi dan mobilitas yang berjalan cepat. Untuk itu Pemerintah meminta secara khusus kepada seluruh Forkompimda seluruh Jawa Bali agar terus memaksimalkan capaian vaksinasi dosis kedua dan booster. []

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Softbank Potong Gaji Direksi Akibat Vision Fund Merugi USD 20 Miliar

Berita Terkait

Klinik Utama GP+ Medical & Paincare Resmi Dibuka di Kebon Jeruk, Jakarta
Bank Jakarta Salurkan Bantuan Untuk Sahabat Disabilitas Binaan YaSDI
Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta
Dorong Transaksi Non Tunai, Bank Jakarta Dukung Sistem Pembayaran pada Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026
Aksi Kolektif Wartawan Musik di KLBB Festival Bagikan Takjil di Program Dari Media Untuk Semua
Portal Berita Reallist Media: Menyajikan Hiburan dan Lifestyle dengan Cara Berbeda
Bank Jakarta Gandeng Jakmania Wujudkan Inklusi Keuangan
Dream Theater Guncang Jakarta dalam Tur Konser 40 Tahun

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:22 WIB

Westlife Bakal Konser di GBK, Rayakan HUT ke-25 Bareng Fans Jakarta

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:51 WIB

Video Klip Baru Wen & the Wknders: “(Tak Mungkin) Mencari Penggantimu”

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:51 WIB

Komposer Andal Indonesia, James F. Sundah Meninggal Dunia

Senin, 4 Mei 2026 - 16:23 WIB

Raih 8 Platinum Awards, Ade Govinda Ungkap Rasa Syukur

Senin, 4 Mei 2026 - 14:49 WIB

Lindee Cremona Tampilkan Vokal Tulus di Single Doa Untuk Ayah

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:12 WIB

Konser Perdana di Jakarta, Josh Holmes Perkenalkan Single Last First Kiss

Berita Terbaru