Pelopor.id | Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meluncurkan aplikasi Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) Sipadam di momen Hari Ulang Tahun (HUT) ke-103 pemadam kebakaran (damkar) dan penyelamatan. Acara ini digelar secara hybrid yaitu langsung di Hotel Artotel Suites Mangkuluhur Jakarta dan juga virtual pada Selasa (01/03/2022).
Aplikasi Redkar Sipadam adalah bagian dari sistem damkar dan penyelamatan. Aplikasi ini menyediakan layanan registrasi dan database relawan pemadam kebakaran. Melalui platform tersebut, masyarakat dapat berpartisipasi dan bergotong royong untuk memberikan perlindungan diri serta lingkungannya dari ancaman dan dampak kebakaran.
Pada kesempatan itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kemendagri Safrizal ZA mengungkapkan terima kasih kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) atas dukungannya dalam menggagas aplikasi ini. Selain itu, ia juga mengapresiasi pihak terkait atas kolaborasi yang telah dilakukan.
Dalam keterangan tertulis yang diterima Pelopor.id, Safrizal mengatakan bahwa relawan damkar dapat dibentuk di setiap desa. Hal ini sebagai langkah mendorong partisipasi masyarakat dalam memberikan pertolongan pertama mengatasi kejadian kebakaran di tingkat desa atau kelurahan.
“Kalau satu desa punya 10 relawan damkar, ada 80 ribu desa maka kali 10, ada 800 ribu petugas damkar. Dalam rangka memberesi respons pertama sebelum kejadian lebih membesar,” ujar Safrizal.
Tak hanya desa atau kelurahan, nantinya setiap daerah didorong membentuk relawan damkar, mulai dari tingkat RT/RW, kecamatan, kabupaten/kota, hingga provinsi, bahkan sampai tingkat nasional.
“Berdasarkan data Laporan Nasional Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tahun 2021, tercatat baru 24 kabupaten/kota dan 1 provinsi (DKI Jakarta) yang telah membentuk Redkar dengan total jumlah relawan sebanyak 10.265 anggota,” tambah Safrizal.
Melalui wadah tersebut, masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi menjaga dan melindungi lingkungannya dari ancaman bahaya kebakaran. Karenanya, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan di daerah diminta melakukan pembinaan dan pelatihan yang berkualitas kepada relawan damkar.[]












