Lawan Omicron, Kemenkes Gencarkan Vaksinasi dan 3T

- Editor

Sabtu, 12 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi vaksinasi. (Foto: Pelopor.id/Unsplash)

Ilustrasi vaksinasi. (Foto: Pelopor.id/Unsplash)

Pelopor.id | Pemerintah terus berupaya menekan angka kasus Covid-19 yang didominasi varian Omicron, antara lain dengan melakukan upaya pencegahan dan mendorong laju vaksinasi. Strategi itu terbukti efektif menekan jumlah pasien Covid yang dirawat di rumah sakit.

Data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menunjukkan, hingga Jumat (11/02/2022) pukul 17.00 WIB, pasien yang dirawat di rumah sakit mencapai 29 persen dari total kapasitas tempat tidur dan isolasi yang disediakan untuk pasien Covid secara nasional. Sebagian besar dari pasien tersebut memiliki gejala ringan dan orang tanpa gejala (OTG).

Selain mengimbau pasien gejala ringan dan OTG untuk melakukan isolasi mandiri dan terpadu, pemerintah juga terus menggencarkan testing. Hingga Kamis (10/02/2022), pemerintah sudah melakukan tes terhadap sekitar 400 ribu spesimen per hari.

Kemudian, pemerintah juga terus mendorong program vaksinasi nasional. Adapun hingga 11 Februari 2022 pukul 18.00 WIB, ada 187,94 juta (90,24 persen) masyarakat Indonesia telah divaksinasi dosis pertama dan 134,74 juta (64,70 persen) telah divaksinasi dosis kedua.

Pemerintah mengimbau masyarakat, terutama kelompok rentan, untuk mengikuti program vaksinasi, baik dosis primer maupun dosis lanjutan atau booster.

“Data Kemenkes periode 21 Januari – 8 Februari 2022 menunjukkan dari 487 pasien Covid-19 yang meninggal, 66 persen di antaranya belum divaksinasi lengkap,” ujar Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi, seperti dikutip dari laman resmi Kemenkes.

Ia menjelaskan, jarak waktu terbaik untuk mendapatkan dosis booster adalah minimal enam bulan setelah menerima vaksinasi kedua.

Kemudian, jika seseorang mendapatkan booster di bulan ke 6-9, maka antibodi yang diproduksi bisa sampai 12,5 – 88,9 kali lipat, tergantung merek vaksin booster yang digunakan.

Ia pun kembali menegaskan cara terbaik mencegah Covid-19 adalah melengkapi vaksinasi bersama protokol kesehatan yang disiplin seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. []

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Sopir Truk Trailer Maut di Bekasi Ditetapkan Jadi Tersangka

Berita Terkait

Klinik Utama GP+ Medical & Paincare Resmi Dibuka di Kebon Jeruk, Jakarta
Bank Jakarta Salurkan Bantuan Untuk Sahabat Disabilitas Binaan YaSDI
Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta
Dorong Transaksi Non Tunai, Bank Jakarta Dukung Sistem Pembayaran pada Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026
Aksi Kolektif Wartawan Musik di KLBB Festival Bagikan Takjil di Program Dari Media Untuk Semua
Portal Berita Reallist Media: Menyajikan Hiburan dan Lifestyle dengan Cara Berbeda
Bank Jakarta Gandeng Jakmania Wujudkan Inklusi Keuangan
Dream Theater Guncang Jakarta dalam Tur Konser 40 Tahun

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:22 WIB

Westlife Bakal Konser di GBK, Rayakan HUT ke-25 Bareng Fans Jakarta

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:51 WIB

Video Klip Baru Wen & the Wknders: “(Tak Mungkin) Mencari Penggantimu”

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:51 WIB

Komposer Andal Indonesia, James F. Sundah Meninggal Dunia

Senin, 4 Mei 2026 - 16:23 WIB

Raih 8 Platinum Awards, Ade Govinda Ungkap Rasa Syukur

Senin, 4 Mei 2026 - 14:49 WIB

Lindee Cremona Tampilkan Vokal Tulus di Single Doa Untuk Ayah

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:12 WIB

Konser Perdana di Jakarta, Josh Holmes Perkenalkan Single Last First Kiss

Berita Terbaru