Pelopor.id – McDonald’s Indonesia mengumumkan, bahwa mereka untuk sementara menghapus menu kentang goreng ukuran besar atau large mulai hari ini Rabu, (2 /2/2022). Pengumuman ini disampaikan restoran cepat saji tersebut melalui akun Twitter resminya yang bercentang biru.
“Sehubungan dengan terbatasnya ketersediaan french fries saat ini, mulai 2 Februari untuk sementara Large French Fries tidak tersedia. Namun jangan khawatir McD’ers, kamu tetap dapat menikmati menu favoritmu dengan Medium French Fries,” tulis McDonalds pada Senin (31/01/2022).
Keputusan serupa, juga sebelumnya telah diterapkan di McD Jepang dan Malaysia. Penghentian menu large french fries sementara di Jepang bahkan sudah berlangsung sejak Desember 2021. Sedangkan di Malaysia, penyetopan dilakukan sejak pekan lalu.
Associate Director of Communications McDonald’s Indonesia, Sutji Lantyka mengatakan, hal ini hanya sementara saja, sampai pasokan normal kembali. Adapun kelangkaan kentang terjadi akibat masalah rantai pasok global terimbas dari efek domino lockdown akibat pandemi.
Namun, ia memastikan bahwa McDonald’s akan terus melakukan langkah-langkah proaktif untuk dapat memenuhi permintaan dari konsumen. Selain itu, McDonald’s juga memanfaatkan kekuatan rantai pasokan globalnya yang melayani lebih dari 39 ribu restoran di lebih dari 100 negara di seluruh dunia untuk mengatasi masalah ini secepat mungkin.
French fries McD sendiri, dibuat dari jenis kentang khusus yang dibudidayakan di Inggris dan wilayah Amerika Utara.
- Suplai Macet, McDonald’s Jepang Jatah Pembelian Kentang Goreng
- Pesan Berantai Burger Ayam KFC Mengandung Babi Hoaks
“Varietas kentang tersebut memberikan rasa terbaik dan memiliki bentuk yang indah dan panjang saat dipotong. Semua pertanian yang menanam kentang kami bersertifikat ‘Red Tractor’ atau yang setara dengan itu,” tulis McDonald’s dalam keterangan resmi.
Varietas yang dimaksud, antara lain Shepody, Russet Burbank, dan Ivory Russet. Shepody atau Solanum tuberosum adalah jenis kentang yang banyak ditanam di New Brunswick, Kanada. Sedangkan Russet Burbank, kentang dengan kulit coklat gelap yang hampir tak memiliki bintil atau mata, banyak ditanam di Amerika Utara.
Sementara Ivory Russet, memiliki daging yang lebih putih, kering, dan kadar tepungnya tinggi. Ivory Russet sangat cocok untuk dipanggang, ditumbuk (mash potato), atau dijadikan french fries. []












